Mataram, MEDIA — Sejumlah Mahasiswa yang bergabung dalam Aliansi Kamisan Mataram pada hari Kamis (1/5) menggelar mimbar bebas di simpang Bank Indonesia sebagai bentuk untuk memperingati Hari Buruh dan juga momentum menyambut Hari Pendidikan Nasional.
Aksi ini diwarnai dengan adanya orasi, pembacaan puisi, hingga penaburan bunga mawar secara simbolis sebagai makna dari korban pelanggaran HAM yang masih mendapatkan janji saja tanpa mendapatkan keadilan sebagaimana mestinya.

Lalu Nazir Huda selaku Kordinator Umum dalam aksi ini mengungkapkan jika aksi mimbar yang digelar hari ini bertujuan untuk menyampaikan perlawanan terhadap pembungkaman suara buruh di berbagai wilayah. Ia juga sempat menyinggung jika kegiatan yang dilaksanakan di Jakarta yang diselenggarakan oleh Presiden Prabowo sebagai peringatan Hari Buruh merupakan pengalihan perhatian publik.
“Pihak Presiden Prabowo mengadakan konser di GBK sore ini. Bagi kami, itu adalah upaya pengalihan yang harus kami respon dengan perlawanan melalui aksi kamisan yang kami selenggarakan hari ini,” ungkapnya.
Sebagai penutup, melalui terselenggaranya aksi ia menyerukan kepada mahasiswa untuk tidak diam dalam menyuarakan perlawanan dan segera merespon isu-isu yang ada di NTB maupun isu-isu nasional.
(Kontributor: Sopia)


