Unram, MEDIA – Seorang mahasiswa Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Mataram (Unram) diduga menjadi korban penipuan oleh sesama mahasiswa. Laptop miliknya sempat digadaikan oleh terduga pelaku setelah dipinjam dengan alasan untuk mengerjakan tugas.
Korban yang enggan menyebutkan namanya mengatakan terduga pelaku awalnya menghubunginya dan meminta meminjam laptop dalam waktu singkat.
“Dia telpon-telpon saya, katanya mau minjem laptop buat ngerjain tugas sebentar,” ujarnya, Rabu (16/9/2026).
Korban mengaku tidak enak menolak permintaan tersebut. Sebab, terduga pelaku diketahui pernah tinggal satu kos dengan sahabatnya. Bahkan, sahabat korban juga sempat meminta agar laptop tersebut dipinjamkan.
“Dulu, teman dekat saya, dia pernah satu kos sama orang (terduga pelaku) itu. Makanya saya nggak enak buat nolak karena teman saya yang suruh,” tuturnya.
Namun, setelah beberapa waktu, korban kesulitan mendapatkan kembali laptopnya. Setiap kali dihubungi, terduga pelaku disebut selalu memberikan berbagai alasan.
“Setiap saya hubungi, banyak sekali alasanya, bilangnya lagi diluar lah, ini lah, itulah, banyak deh,” ujarnya.
Korban bahkan sampai mendatangi kos terduga pelaku untuk meminta laptopnya dikembalikan. Saat itu, terduga pelaku mengaku telah menggadaikan laptop tersebut senilai Rp 1,5 juta.
Setelah didesak, terduga pelaku akhirnya menebus kembali laptop tersebut dengan membayar Rp1,9 juta. Laptop kemudian dikembalikan kepada korban pada Rabu (16/9/2026).
Menurut korban, kejadian serupa diduga bukan kali pertama dilakukan oleh terduga pelaku. Ia menyebut sudah ada empat orang yang menjadi korban, termasuk dirinya.
“Sudah empat kali dia (terduga pelaku) kayak gini,” katanya.
(Emw, Nxl, Mln)
