26.5 C
Mataram
Tuesday, March 5, 2024
spot_img

Pemira Online: Solusi Untuk Mahasiswa Unram

Oleh: Muhamad Al Fajar

Demokrasi adalah bentuk pemerintahan di mana semua warga negaranya memiliki hak setara dalam pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Demokrasi mengizinkan warga negara berpartisipasi baik secara langsung atau melalui perwakilan dalam perumusan, pengembangan, dan pembuatan kebijakan dan peraturan. Tidak hanya itu, warga negara juga akan menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin mereka untuk mewujudkan kemajuan, kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat melalui proses pemilihan umum yaitu perolehan suara terbanyak yang akan menang (50%+1), karena sudah jelas kedaulatan tertinggi berada di tangan rakyat (pasal 1 ayat (2) UUD RI 1945), singkatnya demokrasi yaitu dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

Universitas Mataram sebagai salah satu kampus favorit di nusa tenggara barat juga menerapkan sistem demokrasi, dari kehidupan organisasi mahasiswa, pengawalan kebijakan birokrasi kampus terhadap mahasiswa, dan penyampaian aspirasi mahasiswa di ruang publik baik secara lisan maupun tulisan sudah di terapkan. Pemilihan perwakilan mahasiswa yang akan duduk di lembaga legislatif dan lembaga eksekutif kampus dilakukan sebagai representasi demokrasi kampus sebagai miniatur negara.

Sebentar lagi mahasiswa universitas mataram akan memilih perwakilannya yang akan duduk di lembaga tinggi organisasi mahasiswa internal kampus baik di universitas maupun tingkat fakultas yang di kenal dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). Dengan kondisi dan keadaan sekarang yang belum stabil dan normal akibat penyebaran pandemi Covid-19 yang sangat massif dan signifikan sehinga terdampak bagi semua sektor, segala kegiatan dan aktivitas harus dilakukan secara virtual/daring, misalnya di sektor pendidikan lebih khususnya kampus, dimana mahasiswa harus melakukan segala kegiatan dan aktivitas secara online dengan memanfaatkan teknologi yang ada.

Sesuai dengan Surat Edaran Rektor Unram No. 5353/UN18/HK/2020 tentang penyelenggaraan kegiatan akademik dan kemahasiswaan pada tahun akademik 2020/2021 di Unram dalam tatanan normal baru, poin ke-5 yang berbunyi “kegiatan kemahasiswaan selama alih semester genap-gasal TA. 2019/2020 dan semester gasal tahun 2020/2021 dapat dilaksanakan secara daring dengan memanfaatkan media kreatif/teknologi informasi. Dari pernyataan tsb telah jelas bahwa tidak diperbolehkan adanya kerumunan di lingkungan Unram.

Menimbang keadaan seperti yang dimaksud diatas, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Mataram bersama Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas se-Unram mencari solusi dengan menawarkan pemilu raya mahasiswa Unram dilakukan secara online dengan formulasi menggunakan sistem e-voting. Setelah beberapa kali melakukan pertemuan, diskusi, dan kajian dengan organisasi mahasiswa, birokrasi Unram, pustik, dan DPM se-Unram sepakat untuk pemilu raya mahasiswa Unram 2020 dilakukan secara online menggunakan sistem e-voting. Dan itu dibuktikan dengan keluarnya Surat Keputusan Rektor Univeraitas Mataram Nomor 8636/UN18/HK/2020 tentang penetapan pemilihan raya mahasiswa (PEMIRA) via online Universitas Mataram tahun 2020 sebagai landasan yuridis yang syah.

Pada hari rabu, tgl 21 Oktober 2020 DPM Unram melalui Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni mengundang WD III se-Unram, Kaprodi dibawah rektor, Kepala dan sekertaris UPT Pustik, Kepala BAKP, Kabag Kemahasiswaan Unram dan DPM se-Unram untuk membahas konsep, sistem dan teknis pelaksanaan pemira online 2020 di ruang sidang senat, lantai 3 rektorat Unram mulai pukul 10:30 Wita-selesai, hasil pertemuan yaitu setuju dengan pelaksanaan pemira online, terkait sistem pihak pustik menjamin keberlangsungan dan kemanan penyelenggaraan pemira online, sisanya tanggung jawab moral kita bersama untuk mengawal dan memastikan suksesnya pemira online tsb, dan untuk komisi penyelenggara segera siapkan jadwal serta langkah” pelaksanaan kedepan.

Hari senin, tgl 26 Oktober 2020 WR III Unram kembali mengundang kepala biro akademik, kemahasiswaan dan perencanaan, Kabag kemahasiswaan, kepala Upt. pustik, BEM, DPM, dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unram untuk hadir dalam agenda forum pembahasan pemira online di ruang sidang utama, lantai 2 rektorat Unram mulai pukul 10:00 Wita-selesai, pada pembahasan kali ini pihak BEM dan yang lainnya ingin mengetahui sejauh mana keamanan, kemampuan, dan kesiapan sistem yang akan digunakan nanti, bagaimana alur dan mekanisme pemilihan?, menyikapi semua itu pihak pustik menjelaskan secara detail masalah kesiapan sistem dan keamanannya, juga alur dan mekanisme pemilihan itu sudah clear, terang pihak pustik. Ada juga yang menyampaikan masih kurangnya sosialisasi terkait pemira online, itu kita tampung sebagai masukan untuk langkah selanjutnya dan saya sampaikan pada semua yang hadir bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari sosialisasi.

Dengan adanya pemilu raya mahasiswa secara online ini merupakan hal baru yang dilakukan di Unram, dimana pemira sebelumnya selalu dilakukan dengan cara manual (konvensional). Pemira online merupakan solusi untuk mahasiswa/i Unram yang akan memberikan hak pilihnya nanti mengingat ada banyak mahasiswa diluar sana yang masih berada di daerah dan rumahnya masing-masing, karena proses perkuliahan masih online. Dengan pemilihan secara online mahasiswa/i tidak perlu datang langsung ke tempat coblos atau bilik suara, bisa memilih lewat Hp android dan media elektronik lain serta mudah di akses. Proses pemilihan dengan metode e-voting ini adalah langkah untuk mengefisien dan mengefektifkan proses pemira, lebih hemat kertas, perhitungan suara yang cepat dan lebih akurat serta tersistem dengan baik. Metode ini juga akan lebih meminimalisir jumlah kesalahan dan akan lebih aman dari berbagai permasalahan dibanding dengan metode coblos kertas tanpa meninggalkan prinsip-prinsip Rahasia, Umum, Bebas, Jujur dan Adil.

Menurut analisa saya, tidak ada alasan bagi kita untuk menolak pemira online ini, karena sudah sangat ideal, bisa meningkatkan pengetahuan mahasiswa dengan menanfaatkan kemajuan teknologi yang ada, mendukung juga untuk perkembangan dan kemajuan sumber daya manusia (mahasiswa) juga universitas. Dengan sistem pemilihan yang baru dibutuhkan kesiapan dan pemahaman kita untuk membawa perubahan demi Unram berkemajuan.

Rasa semangat kita untuk mensukseskan pemira online ini harus lebih besar dari pada rasa kekhawatiran kita. (*)

Penulis merupakan Ketua DPM UNRAM 2020

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

20,000FansLike
1,930FollowersFollow
35,000FollowersFollow

Latest Articles