Unram, MEDIA – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi mahasiswa (Ormawa) tingkat universitas mendatangi Gedung Rektorat Universitas Mataram pada Selasa (27/5). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap belum dilantiknya kepengurusan Ormawa periode 2025, meskipun berkas telah diserahkan sejak Januari.
Massa aksi terdiri dari perwakilan UKM, BEM, serta organisasi kemahasiswaan lainnya. Mereka membawa banner, menyuarakan tuntutan, dan meminta audiensi langsung dengan pihak Rektorat. Tuntutan utama mereka adalah percepatan proses pelantikan dan penandatanganan SK Ormawa.
“Proker sudah berjalan, sedangkan hak ormawa tidak dipenuhi oleh rektorat,” ujar Dermawan Alawi, Ketua UKM Himpunan Mahasiswa Peneliti dan Pengkaji Kemasyarakatan, saat berorasi di depan gedung Rektorat Unram.
Menurut Alawi, keterlambatan pelantikan menyebabkan Ormawa tidak dapat mengakses anggaran kegiatan, padahal banyak program kerja telah dijadwalkan. Ia juga menilai kalau sikap kampus inkonsisten.

Aksi berlangsung damai dengan pengawalan satpam dari pukul 10.30 Wita hingga ditemui oleh Wakil Rektor III, Dr. Sujita, S.T., M.T., pada pukul 12.53 Wita. Dalam pernyataannya, WR III mengungkapkan kalau untuk SK semua UKM kecuali BEM dan DPM sudah ditandatangani, “Untuk semua UKM SK-nya sudah ditandatangani dan sudah bisa ambil dana, tapi untuk BEM dan DPM saja yang belum,” Ungkapnya.
WR III juga mengungkapkan kekecewaannya terkait polemik pemira yang lebih mementingkan pihak luar, dibandingkan mahasiswa. “Yang buat seperti ini (keterlambatan pelantikan) adalah komunitas kalian sendiri, karena lebih mementingkan kepentingan orang luar daripada kepentingan mahasiswa,” Ujarnya.


