Mataram_Media. Aliansi mahasiswa Universitas Mataram (Unram) melawan akan menggelar aksi pada hari jumat 28 September 2026 di kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat pada pukul 07.00 WITA
Aksi ini di targetkan akan di hadiri oleh kurang lebih 200 masa aksi yang tergabung dalam Aliansi Unram Melawan, dan membawa sebanyak enam poin tuntutan yang terdiri dari isu Nasional dan isu Regional.
Juanda selaku koordinator umum aksi menjelaskan bahwa aksi ini dilakukan untuk menyikapi dan menyampaikan keresahan terhadap sistem atau kebijakan yang carut marut dari pemerintahan saat ini.
“Aksi ini kita lakukan untuk menyikapi dan menyampaikan keresahan kami terhadap sistem dan kebijakan yang bobrok dari rezim saat ini, sehingga kami merasa RUU perampasan aset patut kita kawal”, tuturnya
Aliansi Unram melawan juga menyoroti terkait isu isu daerah mulai dari insfrastruktur hingga tingginya angka anak yang tidak sekolah.
“Kami juga membawa isu daerah seperti insfrastruktur seperti jalan masih banyak rusak, dan tingginya angka anak yang tidak sekolah atau putus sekolah”, tambah juanda.
Point point tuntutan aksi.
1. Sahkan RUU Perampasan aset secepat cepatnya
2. Perbaiki tata kelola dan pengawasan MBG kalau memang tidak bisa di hapus saja
3. Dipercepat terkait dana pendidikan yang ada di mbg
4. Transparansi anggaran terkait apapun yang pemerintah anggarkan
5. Usut tuntas kebakaran kalimantan
6. Rekontruksi kembali terkait food estate.


