Unram, MEDIA — Dua mesin air minum gratis yang terpasang di Universitas Mataram (UNRAM) menuai keluhan dari mahasiswa. Fasilitas yang berada di dekat kantin Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta area foodcourt ini sering tidak berfungsi optimal.
Mesin tersebut merupakan bagian dari program “Kampus Go Green” dan diserahkan oleh Bank BTN Cabang Mataram pada April 2025. Tujuannya menyediakan air minum higienis secara gratis dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Akan tetapi, mahasiswa yang mengisi ulang air di titik foodcourt mengeluhkan lambatnya aliran air. “Airnya keluar pelan sekali. Saya harus nunggu lama, apalagi kalau antre. Bisa tiga menit cuma buat isi satu botol,” ungkap salah satu pengguna.
Di titik FEB, masalah sedikit berbeda. Mahasiswa melaporkan mesin sering tidak mengeluarkan air meski sudah diaktifkan sesuai petunjuk. “Katanya 30 detik, tapi kadang tidak keluar sama sekali,” ujar pengguna lainnya.
Meski banyak keluhan soal teknis, sebagian mahasiswa menilai kualitas air masih layak konsumsi. “Rasanya oke-oke aja, bisa diminum lah,” ujar Iki, mahasiswa FEB yang sesekali menggunakan fasilitas tersebut.
Keluhan ini menyebar cepat di kalangan mahasiswa. Banyak yang akhirnya memilih kembali membeli air kemasan, meski bertentangan dengan semangat pengurangan plastik.
(Nxl)


