31.5 C
Mataram
Saturday, January 17, 2026
spot_img

Tradisi Balap Perahu di Pantai Nipah: Merawat Budaya di Momen Maulid Nabi

Lombok Utara, MEDIA – Pantai Nipah di Desa Nipah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara (21/9), menjadi pusat perhatian masyarakat pada perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw tahun ini. Ribuan warga memadati pesisir pantai untuk menyaksikan lomba balap perahu tradisional yang digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tahunan.

Pantai yang biasanya tenang dipenuhi dengan semarak perahu hias berwarna-warni. Belasan tim peserta dari berbagai dusun beradu kecepatan, mendayung perahu mereka menembus ombak. Suasana semakin meriah dengan sorak-sorai penonton yang memberikan semangat kepada para peserta

Lomba balap perahu ini telah menjadi tradisi masyarakat Desa Nipah sejak lama. Setiap tahun, kegiatan ini digelar sebagai simbol kebersamaan, gotong royong, dan kerja keras yang diwariskan dari generasi ke generasi. Selain menjadi ajang hiburan, balap perahu juga mencerminkan kedekatan masyarakat dengan laut, sekaligus menjaga identitas budaya maritim yang telah mengakar kuat.

Ketua panitia, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga bentuk pelestarian budaya maritim sekaligus mempererat tali silaturahmi antar warga. “Balap perahu di Pantai Nipah sudah menjadi tradisi setiap kali perayaan Maulid Nabi. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mengenang keteladanan Rasulullah, tetapi juga menjaga kekompakan dan semangat gotong royong masyarakat,” ujarnya.

Perayaan ini tidak hanya memperkuat nilai religius masyarakat, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi. Kehadiran ribuan pengunjung menjadikan kawasan pantai lebih ramai, sehingga para pedagang lokal turut mendapatkan keuntungan dari keramaian tersebut.

Menariknya, meskipun beberapa waktu terakhir masyarakat sempat diresahkan dengan adanya kasus pembegalan di kawasan sekitar, hal itu tidak menyurutkan antusiasme warga untuk hadir. Pantai Nipah tetap dipadati pengunjung, baik dari desa setempat maupun dari luar daerah. Hal ini menunjukkan kuatnya minat masyarakat untuk merayakan Maulid Nabi dengan penuh kebersamaan sekaligus menjaga tradisi warisan leluhur.

Balap perahu di Pantai Nipah menjadi bukti bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat dirayakan dengan cara yang unik, memadukan nilai-nilai keagamaan dengan kearifan lokal. Tradisi ini sekaligus mempererat persaudaraan, memperkuat identitas budaya, serta menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap warisan leluhur mereka.

(Zha)

Media
Mediahttps://mediaunram.com
MEDIA merupakan unit kegiatan mahasiswa (UKM) Universitas Mataram yang bergerak di bidang jurnalistik dan penalaran.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

20,000FansLike
1,930FollowersFollow
35,000FollowersFollow

Latest Articles