Home Berita PKKMB Unram 2026 Diwarnai Kaca Pecah, Keluhan Fasilitas hingga Kericuhan Ormawa

PKKMB Unram 2026 Diwarnai Kaca Pecah, Keluhan Fasilitas hingga Kericuhan Ormawa

0

Unram, MEDIA — Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Mataram (UNRAM) 2026 diwarnai sejumlah insiden.

PKKMB Raden Unram berlangsung selama dua hari di Auditorium M. Yusuf Abubakar. Hari pertama (10/8) untuk mahasiswa baru jalur SNBP dan Mandiri, sedangkan hari kedua (11/8) untuk jalur SNBT. Sejumlah kejadian tersebut memunculkan pertanyaan terkait kesiapan panitia dan koordinasi antarlembaga.

  1. Kaca Auditorium Pecah, Penyebab Masih Simpang Siur

Insiden terjadi sekitar pukul 16.30 WITA, saat peserta atau maba keluar untuk istirahat kedua. Salah satu kaca di area auditorium pecah.

Penyebab pasti pecahnya kaca belum diketahui. Ada dua versi informasi yang beredar. Versi pertama menyebut kaca pecah karena tersenggol salah satu alat musik marching band. Sementara versi kedua menyebutkan kaca pecah akibat tidak sengaja tersenggol tumbler milik mahasiswa baru.

Namun sampai saat ini belum ada konfirmasi resmi dari panitia PKKMB UNRAM maupun pihak terkait terkait kronologi pasti kejadian dan pihak yang bertanggung jawab.

  1. Keluhan Tempat Duduk Tidak Merata

Sejumlah mahasiswa baru mengeluhkan penataan tempat duduk. Peserta di lantai dasar auditorium harus duduk bersila dalam kondisi berdesakan, sementara sebagian peserta di lantai atas mendapat kursi.

“Kami duduk di bawah capek, desak-desakan. Sementara yang di atas dapat kursi. Kenapa tidak dibagi rata atau digilir?” ujar salah satu mahasiswa baru yang enggan disebutkan namanya.

Keluhan ini disampaikan langsung ke redaksi MEDIA UNRAM dan memicu diskusi mengenai standar kenyamanan dalam kegiatan berskala besar.

  1. Kericuhan Penjemputan Maba Oleh Ormawa Fakultas

Insiden paling mencolok terjadi pada istirahat kedua, sekitar pukul 17.00 WITA. Sejumlah ormawa fakultas masuk ke area PKKMB untuk menjemput maba. Padahal dalam kesepakatan sebelumnya, penjemputan baru diperbolehkan pukul 18.00 WITA.

Akibatnya, agenda penampilan ormawa tingkat universitas terganggu. Seorang perwakilan ormawa universitas menyampaikan kekecewaanya saat kericuhan berlangsung.

“Kalian mengganggu jalannya PKKMB universitas, yang mana itu waktunya ormawa universitas untuk unjuk diri. Sedangkan kalian mempunyai hari sendiri untuk PKKMB fakultas. Memangnya mau PKKMB kalian kami ganggu juga?” ujarnya.

Kericuhan tersebut membuat ormawa universitas dan panitia turun tangan menenangkan situasi. Sejumlah penampilan akhirnya ditiadakan karena kegiatan sudah tidak kondusif.

Berita ini disusun berdasarkan keterangan sejumlah mahasiswa baru dan pengurus ormawa yang enggan disebutkan namanya. MEDIA UNRAM berkomitmen menyajikan pemberitaan secara berimbang dan membuka ruang hak jawab bagi panitia PKKMB UNRAM untuk memberikan klarifikasi resmi.

Mahasiswa Baru Kecewa Minimnya Konsumsi

Keluhan lain muncul terkait tidak tersedianya konsumsi selama kegiatan berlangsung seharian. Beberapa mahasiswa baru mengaku kecewa terhadap Unram yang merupakan kampus ternama.

“Sekelas salah satu universitas terbaik, tidak bisa memberikan konsumsi. Minimal air putih. Semiskin itukah UNRAM?” ujar salah satu peserta dengan nada kecewa.

(Nxl)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version