Oleh : Tari
Sedari momen itu terajut
Ingatan tentang dirimu terus berlanjut
Tertinggal menjadi penghuni
Memaksa abadi hingga kini
Kuharap kaupun menyimpan yang sama
Jika rumah itu tidak retak?
Mungkin ragamu siaga mendekap
Mengawal tubuh ringkihku
Tanpa dibalut alasan
Ingin senantiasa terhubung denganmu
Tanpa harus meminta
Ingin siluetku, terekam memenuhi ingatanmu
Kala hadirnya datang
Semoga ia berkenan, menyambut tanpa henti
Barangkali ikatan itu akan terikat erat
Sebagai balasan atas tebusan kala itu
Menggantung harap kau senantiasa mengingatku cuma-cuma
Namun tak apa, jika kubayar sekalipun
Menitip kabar pada angin
Jika ia bertiup, bisik-bisik rindu
Akan tersampaikan padamu
Mataram, 3 Agustus 2026
