26.5 C
Mataram
Thursday, February 22, 2024
spot_img

Cegah Stunting Ala Mahasiswa Peternakan Unram

Unram, MEDIA – Mahasiswa Peternakan Unram yang tergabung dalam Tim Program Penguatan Kualitas (PPK) Ormawa BEM Faterna, adakan pengabdian di Desa Boyamare, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur.

Tim PPK Ormawa Faterna ini memiliki misi besar dalam pengabdian kali ini, yaitu mencegah stunting melalui pemanfaatan susu kambing.

“Misi kami yakni membangkitkan dan meningkatkan kembali semangat dalam pemeliharaan kambing perah yang baik, Untuk Meningkatkan meningkatkan produktifitas Kambing Perah, dan mengajak peternak dan keluarganya mau memerah susu kambingnya,” ungkap Saddam Isnalude selaku Ketua Tim PPK Ormawa BEM Faterna Unram.

“Supaya dapat menopang kebutuhan gizi masyarakat khususnya di Boyemare sehingga dapat mengatasi stunting dan ketahanan pangan di Indonesia, serta terbukannya lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Peternak kambing Etawa di desa Boyemare,” sambung Saddam.

Menurut Saddam, alasan kenapa ia dan Tim PPK Ormawa lainnya lebih memilih kambing Peternakan Etawa (PE), karena kambing peranakan ini bisa dimanfaatkan sebagai kambing dwiguna (daging dan susu).

Lanjut Saddam, susu Kambing peranakan ini juga memiliki kandungan Gizi yang pas, yang dimana 100 gram susunya mendekati komposisi sempurna Air Susu Ibu (ASI).

“Kandungan lemak susunya juga lebih rendah daripada susu sapi sehingga digemari oleh konsumen susu, karena lebih rendah kolesterol juga. Hal ini membuat¬†susu kambing lebih aman untuk dikonsumsi.¬† sehingga kami optimis bisa mereduksi stunting,” terang Saddam.

Saddam juga menegaskan bahwa Alternatif pencegahan stunting yang dilakukan pemerintah dengan cara membagikan telur kepada masyarakat, kalau dilakukan secara berkepanjangan kurang efisien. Sebab, hal tersebut hanya ditujukan kepada anak-anak dibawah 5 tahun, berbeda dengan pemanfaatan kambing PE.

“Kambing Etawa yang memiliki produksi susu yang banyak dapat memberikan peningkatan gizi kepada masyarakat bahkan satu keluarga dapat terpenuhi jika performa produksi susu kambing Etawa tersebut baik. Dismping itu masyarakat juga dapat meningkatkan nilai ekonominya dengan menghasilkan Bibit serta Menghasilkan Kompos,” tegas Saddam.

“Oleh sebab itu kami dari Tim PPK Ormawa Telah Berkomitmen dan menjalankan Konsep Plan kami serta akan membentuk Koperasi susu kambing yang dimana lembaga ini akan menaungi kelompok ternak yang ada di desa Boyemare,” lanjut mahasiswa semester 7 tersebut.

Sementara itu, Yudiatna Dwi Sahreza selaku Ketua BEM Faterna Unram menjelaskan bahwa PPK Ormawa ini sendiri merupakan kolaborasi antara Ormawa dan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiwaan (Belmawa) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek).

“Tahapannya dimulai dari perguruan tinggi yang mengajuka proposal, kemudian dari Ormawa itu sendiri membuat sub proposal pillor project sesuai dengan tema yang ditentukan oleh Belmawa. sehingga seluruh kegiatan pengabdian nanti di biayai oleh Belmawa itu sendiri, namun dananya terbatas,” beber Yudi.

Tidak hanya itu, Yudi juga membeberkan bahwa Tim PPK Ormawa BEM Faterna ini sendiri terdiri dari 12 orang mahasiswa dan mahasiswi yang dimana merupakan sayap dan badan dari pengurus BEM Faterna Unram.

Menurutnya durasi pengabdian ini akan berakhir setelah masyarakat di Desa Boyamare bisa mengelola kambing PE dengan mandiri.

“Durasi waktu yang akan kami tempuh adalah sampai peternak di desa boyemare dapat membudidayakan kambing PE dan mendapatkan hasil yang maksimal serta dapat berternak mandiri,” simpulnya. (Zhr)

Media
Mediahttps://mediaunram.com
MEDIA merupakan unit kegiatan mahasiswa (UKM) Universitas Mataram yang bergerak di bidang jurnalistik dan penalaran.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

20,000FansLike
1,930FollowersFollow
35,000FollowersFollow

Latest Articles