25.5 C
Mataram
Wednesday, December 10, 2025
spot_img

Jurnalis NTB Gelar Aksi Solidaritas Tolak Gugatan Menteri Amran ke Tempo

Mataram, MEDIA — Puluhan jurnalis dari berbagai organisasi media di Kota Mataram menggelar aksi solidaritas menolak gugatan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terhadap Tempo senilai Rp200 miliar. Aksi ini berlangsung di depan Kantor Gubernur NTB, Jalan Pejanggik, Kota Mataram, Selasa (11/11).

Ketua Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) NTB, Haris Mahtul, menyebut gugatan tersebut sebagai bentuk pembungkaman terhadap kebebasan pers. Haris menegaskan bahwa langkah Menteri Amran menunjukkan ketidakpahaman terhadap mekanisme hak jawab dan hak koreksi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Ini membangkitkan perlawanan semua organisasi pers di NTB terhadap pemerintah. Kami turun ke jalan untuk melawan rezim oknum pemerintah yang tidak paham hak jawab dan hak koreksi,” tegas Haris.

Haris menjelaskan, pemberitaan Tempo yang menjadi objek gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan justru membela kepentingan petani.

“Dalam kasus ‘Poles-Poles Beras Busuk’ itu untuk membela kepentingan petani, tetapi framingnya seolah-olah petani berhadapan dengan Tempo dan pelaku media,” ujarnya.

Menurut data KKJ dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Mataram, sepanjang 2023 tercatat lima kasus kekerasan terhadap jurnalis di NTB. Angka ini meningkat menjadi delapan kasus pada 2024, dan hingga 2025 sudah ada empat kasus kekerasan serta intimidasi terhadap awak media.

Ketua AJI Mataram, Wahyu Widiyantoro, turut mengecam langkah Menteri Amran. Ia mengingatkan aparat dan pemerintah daerah bahwa sengketa pemberitaan tidak bisa diproses secara pidana, melainkan melalui mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Pers.

“Kami tidak ingin cara-cara seperti ini dilakukan di daerah. Kami beri warning. Gugatan seperti ini juga pernah terjadi puluhan tahun silam ke beberapa wartawan di NTB yang dilakukan oleh pihak swasta,” ujar Wahyu.

Aksi ini diikuti oleh berbagai organisasi pers seperti AJI Mataram, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) NTB, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) NTB, serta sejumlah lembaga pers mahasiswa di Mataram.

Di akhir aksi, sejumlah jurnalis secara simbolis melepaskan kartu pers mereka, sebagai bentuk dukungan terhadap Tempo dan penolakan terhadap segala bentuk pembungkaman jurnalis dan media.

(rfi)

Media
Mediahttps://mediaunram.com
MEDIA merupakan unit kegiatan mahasiswa (UKM) Universitas Mataram yang bergerak di bidang jurnalistik dan penalaran.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

20,000FansLike
1,930FollowersFollow
35,000FollowersFollow

Latest Articles