24.5 C
Mataram
Thursday, June 13, 2024
spot_img

Lombok Tengah Melawan covid-19

Media Unram – semakin meluasnya pandemi corona virus desiase (covid-19) membuat masyarakat semakin resah, hingga 2 April, sedikitnya telah ditemukan 6 warga NTB positif covid-19 ini. Diantaranya 1 meninggal dunia.

Melihat angka yang positif virus ini semakin bertambah, dan juga pemerintah mengumumkan ke seluruh warganya untuk melakukan menjaga jarak (social distance). Hal ini dikarenakan unutk mencegah rantai penyebaran covid-19 yang semakin deras terjadi.

Namun sedikitnya masyarakat yang mengabaikan social distance , membuat pemerintah semakin gencar untuk melakukan berbagai upaya untuk menjaga keselamatan warganya.

Sebagai salah satu organisasi kepemudaan di Lombok Tengah, Forum Silaturahim Mahasiswa Pemuda Lombok Tengah (FORMULA) melakukan aksi media melalui live instagram. Dalam rangka mencerdaskan masyarakat mengenai bahayanya covid-19 ini.

dr. Dedy Muhadi sebagai narasumber menjelaskan bahwa, masyarakat harus tetap waspada terhadap pandemi yang terjadi ini. “Semua masyarakat harus tetap menjaga kesehatan, dan bila perlu jangan keluar rumah kalau tidak penting. Dan tetap terus untuk menjaga jarak,” penjelasannya saat memberikan pencerdasan melalui live instagram.

“ketika pulang dari pasar atau dar tempat kerja, kita harus mencuci tangan dan jangan memegang benda apa pun dulu, karena kita tidak tau apa atau tidak virus yang nempel pada tangan.” lanjutnya

Seluruh warga juga dihimbau untuk tetap menjaga jarak minimal satu meter, karena molekul dari covid-19 termasuk molekul yang berat. sehingga akan terjatuh jika sudah terbang satu meter.

Selain itu juga, untuk menjaga rumah atau benda yang sering dipegang agar tetap steril dari covid-19. Masyarakat harus menyemprotkan disinpektan, unutk membunuh virus. “kalau mau membuat disinpektan dengan cara murah dan murah. Masyarakat cukup pakai cairan pemutih 1 mili ditambah dengan air bersih 9 mili,” pesannya.

Selain olahraga yang cuku untuk menjaga imun, masyarakat juga perlu mengkonsumsi makanan yang sehat. Dan bila perlu untuk tidak memakan makanan yang instan, “Lebih baik mengkonsumsi daun singkong dan sayur-sayuran yang lain dari pada memakan makanan yang instan,” pesannya kepada seluruh masyarakat.

Saripudin sebagai presiden FORMULA dan Meza Menteri Kebijakan Publik menyampaikan, “Jika masih pandemi dalam kurun waktu yang semakin lama. FORMULA akan melakukan pencerdasan jilid 2.” Katanya ditempat yang terpisah. (mri)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

20,000FansLike
1,930FollowersFollow
35,000FollowersFollow

Latest Articles