Unram, MEDIA – Seorang mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram, Mayla Firda, mengalami kehilangan tas di area Perpustakaan FKIP pada Senin sore (2/6). Insiden ini memunculkan kembali keluhan mahasiswa terhadap lemahnya sistem keamanan di lingkungan kampus.
Mayla mengaku kehilangan tas miliknya yang berisi sejumlah dokumen penting seperti KTP, SIM, STNK, dan ATM. Tas tersebut ia titipkan di tempat penyimpanan barang yang tersedia di depan perpustakaan.
“Saya taruh tas saya di tempat penitipan bersama tas-tas mahasiswa lain. Tapi saat keluar dari perpustakaan, tas saya sudah tidak ada,” ungkapnya saat diwawancarai.
Menurut penuturannya, ia dan beberapa teman sudah mencoba mencari kejelasan kepada petugas keamanan kampus. Namun belum membuahkan hasil.
“Kami sempat tanya ke satpam, tapi katanya CCTV di sekitar lokasi sedang rusak, CCTV katanya meledak,” tambahnya.
Mayla menilai bahwa insiden ini bukan sekadar kelalaian pribadi, melainkan akibat dari tidak adanya jaminan keamanan yang layak di Perpustakaan FKIP. Karena itu, ia berharap ada bentuk pertanggungjawaban dari pihak pengelola perpustakaan dan keamanan kampus.
“Diperlukan bentuk pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait, seperti pengelola perpustakaan dan petugas keamanan, karena kejadian ini bukan semata-mata kelalaian individu, melainkan mencerminkan tidak adanya jaminan keamanan yang memadai di lingkungan Perpustakaan FKIP secara umum,” tegasnya.
(Rfi)


