26.5 C
Mataram
Tuesday, May 26, 2026
spot_img
Home Blog Page 20

Mahasiswa KKN PMD Unram Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Kandang di Desa Peresak

0

Loteng, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram (Unram), menggelar sosialisasi dan Pelatihan pembuatan dan pemanfaatan pupuk kandang di Desa Peresak, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani setempat dalam mengolah kotoran ternak menjadi pupuk berkualitas, serta mengurangi ketergantungan mereka pada pupuk kimia.

Pada sosialisasi ini mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram Desa Peresak bekerja sama dengan UPT Pertanian Batukliang. Kegiatan Sosialisasi Pembuatan Pupuk Kandang ini dibuka oleh Hadi Pulyandi, S.P, sebagai pemateri yang menjelaskan manfaat pupuk kandang sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan pupuk kimia, dalam kegiatan ini dijelaskan juga proses pembuatan pupuk kandang, mulai dari pengumpulan kotoran ternak hingga proses fermentasi, serta cara penggunaannya di lahan pertanian.

Mahasiswa KKN PMD Unram memaparkan manfaat pupuk kandang sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan pupuk kimia. Mereka menjelaskan proses pembuatan pupuk kandang, mulai dari pengumpulan kotoran ternak hingga proses fermentasi, serta cara penggunaannya di lahan pertanian.

Tak hanya sekadar menyampaikan teori, acara ini juga dilengkapi dengan demonstrasi langsung tentang pembuatan pupuk kandang, yang diikuti dengan antusias oleh peserta. Mereka diberi kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi mengenai teknik pembuatan pupuk dan cara menerapkannya di lahan masing-masing.

Hadi Pulyandi, S.P, Selaku pemateri dari UPT Pertanian Batukliang, menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Peresak, terutama dalam meningkatkan hasil pertanian dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami berharap sosialisasi ini bisa membantu petani memahami pentingnya penggunaan pupuk organik, sehingga dapat mengurangi dampak negatif dari penggunaan pupuk kimia,” ujarnya.

Kepala Desa Peresak, Sujaan Maulana, SH, juga menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN PMD Unram. Ia berharap sosialisasi ini dapat membantu para petani di Desa Peresak untuk lebih siap dalam menerapkan teknik pembuatan pupuk kandang, yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas pertanian mereka.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN PMD Unram yang bertujuan mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan di wilayah pedesaan. Dengan adanya dukungan dari perangkat desa dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi Desa Peresak dan sekitarnya.

Acara sosialisasi dan pelatihan yang digelar pada hari Rabu, 17 Juli 2024, di Aula Kantor Desa Peresak ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk petani, kelompok tani, pemilik ternak, dan perangkat desa.(albn/adventorial)

Mahasiswa KKN PMD UNRAM Adakan Sosialisasi Tentang Bahaya Narkoba di Lingkungan Pelajar di SMPN 3 Pujut

0

Loteng, MEDIA–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram) , adakan sosialisasi tentang pencegahan narkoba di lingkungan pelajar di SMPN 3 Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

Bahaya narkoba menjadi tema utama dalam sosialisasi ini. Hal ini didasari oleh hasil survei yang telah dilakukan oleh mahasiswa dibeberapa dusun di Desa Teruwai, serta BABINSA Desa Teruwai, yang menyampaikan bahwa narkoba menjadi salah satu permasalahan kenakalan remaja di Desa Teruwai.

Setelah mengolah hasil observasi tersebut, Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram memutuskan program KKN mereka pada peningkatan kesadaran pelajar akan bahaya narkoba.

Pada sosialisasi ini mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram Desa Teruwai bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Nusa Tenggara Barat (BNN NTB). Kegiatan sosialisasi tentang pencegahan narkoba di lingkungan pelajar ini dibuka oleh Asharudin selaku Kepala Sekolah SMPN 3 Pujut.

Muslim Sultryawan, S.psi, L. Tresna Jaya, S.Sos, dan L. Moh. Desrial fahroza,M.S, dari BNN NTB sebagai Pemateri menjelaskan bahaya narkoba pada para pelajar, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, serta ekonomi perlunya ada peran dari keluarga dan sekolah untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan Narkoba ini.

Alvian, selaku ketua KKN Desa Teruwai mengatakan tujuan dari kegiatan sosialisasi ini untuk mengedukasi para pelajar agar tidak terjerumus pada penyalahgunaan narkoba.

“Sosialisasi ini kami adakan agar para pelajar yang juga bisa kita sebut generasi bangsa ini tidak terjerumus pada penyalahgunaan Narkoba” Ungkapnya

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan pada hari jum’at 2Agustus 2024, yang bertempat di salah satu laboratorium SMPN 3 Pujutdengan jumlah peserta 70 siswa/i.(albn/adventorial)

Mahasiswa PKM Unram Jalin Kerjasama Dengan PDHI NTB untuk Pengembangan Startup Kesehatan Hewan

0

Mataram, MEDIA—Kelompok Mahasiswa Program Kreativitas Mahasiswa (PMK) 2024, berhasil menjalin kerjasama strategis dengan Ketua Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk Pengembangan Startup Kesehatan Hewan.

Kerjasama ini bertujuan untuk memperluas branding produk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2024 serta mengajak para dokter hewan bergabung dalam platform digital Hanimal.

kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas sesuai skema yang ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (BELMAWA).

Abdul Rohim, ketua tim PKM 2024 dari Fakultas Peternakan Unram, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan tim mereka lolos pendanaan PKM 2024. Tim yang terdiri dari mahasiswa lintas fakultas ini berhasil mendapatkan pendanaan untuk skema Kewirausahaan (PKM-K).

“Kegiatan Kewirausahaan dalam bentuk startup ini akan kami lakukan di Pulau Lombok. Tujuan kami adalah memudahkan para pemilik hewan untuk memesan layanan dokter hewan dengan harga terjangkau dan kualitas prima,” jelas Abdul Rohim.

Pada tanggal 29 Juni 2024, tim PKM mengadakan pertemuan dengan Ketua PDHI NTB. Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan kerjasama untuk mempromosikan Hanimal dan mengajak lebih banyak dokter hewan bergabung dalam platform tersebut.

Tim pelaksana berharap kerjasama ini tidak hanya berlangsung selama periode PKM, tetapi dapat berkelanjutan di masa mendatang. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi industri kesehatan hewan di NTB serta membuka peluang bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam inovasi teknologi kesehatan.

Program Kerja Sama Porgram Kereativitas Mahasiswa (PKM) ini akan berlangsung selama lima bulan, mulai April hingga Agustus 2024.(albn/adventorial)

Komunitas Akarpohon Gelar Perayaan Buku “Mei Salon” Karya Iin Farliani

0

Mataram, MEDIA—Komunitas Akarpohon Mataram menggelar Perayaan Buku Kumpulan Cerpen (Kumcer) “Mei Salon” karya Iin Farliani yang diterbikan Mizan Pustaka, Juli 2024. Perayaan buku itu digelar di Kedai Kojo, Jalan Udayana, Kota Mataram, pada Sabtu, 10 Agustus 2024 malam.

Dalam acara tersebut, hadir Iin Farliani selaku penulis, Januari Rizki Pratama R. sebagai pembedah, Megawati Iskandar Putri sebagai pemandu, serta Sanggaita selaku penampil.

Mei Salon merupakan buku tunggal ketiga Iin Farliani setelah kumcer Taman Itu Menghadap ke Laut (diterbitkan tahun 2019) dan kumpulan puisi Usap Matamu dan Ciumlah Dingin Pagi (2022).

Diskusi dipandu Megawati Iskandar Putri, alumnus Fakultas Hukum, Universitas Mataram, yang juga aktif bergiat di Komunitas Senyum Puan. Iin Farliani menceritakan, 16 cerpen dalam buku Mei Salon ditulis pada periode waktu yang berbeda. Ide ceritanya berasal dari peristiwa sederhana di sekitar dirinya.

“Karena aku tidak ada terbebani harus menyampaikan sesuatu yang ‘penting’ untuk dilihat, atau yang dianggap orang isunya penting untuk jadi kajian atau apa, tidak berat ke sana,” ujar Iin Farliani, gadis kelahiran Mataram, 4 Mei 1997.

Editor buku Mei Salon memilih cerpen-cerpen dengan latar dan tema beragam, tetapi memiliki nuansa yang saling tersambung.

“Cerpen-cerpen yang dipilih ketika dibaca, utuh sebagai sebuah buku. Latarnya laut, pemukiman, rumah, dan lainnya. Namun, nuansanya saling tersambung,” ungkap penulis yang menyelesaikan pendidikan S1 pada Jurusan Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Mataram.

Iin juga mengungkapkan, cerita-cerita dalam buku pertamanya bertumpu pada imajinasi. Peristiwa empiris hanya pemantik. Sedangkan di buku Mei Salon, peristiwa empiris sebagai penopang cerita.

“Buku sebelumnya, lebih bebas rasanya, aku anggap tidak ada beban. Di buku Mei Salon ini, cerita terhubung, aku cari dulu validasi yang ilmiah,” ungkap Iin Farliani, emerging writer Makassar International Writers Festival (MIWF) dan Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) tahun 2022.

Pembedah kumcer Mei Salon, Januari Rizki Pratama R. menyampaikan, tema yang dihadirkan cerpen-cerpen di buku Mei Salon cenderung sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Meski demikian, Iin dianggap bisa mengemas cerita yang memberikan kesan kepada pembaca.

“Iin mengubah sesuatu sederhana menjadi sesuatu yang ada kesan abstrak dalam setiap cerita itu. Iin menarasikan sebuah problematika yang sebenarnya sangat umum, membentuk kepentingan dan kewajiban (ide utama yang saya rasakan), tapi bisa dikemas sedemikian rupa, sehingga menimbulkan kesan,” jelas Januari Rizki.

Januari Rizki juga menyoroti ada kesamaan nuansa yang melatarbelakangi cerpen-cerpen di buku Mei Salon. Ia mencontohkan cerpen berjudul Sembilan Puluh Sembilan Tikungan.

“Melihat dari perspektif semiotika, ketika saya membaca kembali, ada beberapa simbol-simbol yang menarik digunakan di dalam cerita tersebut. Di balik kesederhanaan poin yang disampaikan, terdapat sesuatu yang terbuka, sehingga imajinasi pembaca bisa berbeda-beda,” ujar Januari Rizki Pratama, pengajar di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unram.

Perayaan Buku Mei Salon ditutup dengan penampilan Sanggaita, yang merupakan aktor dan penyanyi. Saat ini, Sanggaita berkuliah di Program Studi Seni, Drama, Tari, dan Musik Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) NTB. Sanggaita membacakan cerpen berjudul Fani Nirwana dari buku Mei Salon.(srh)

Mahasiswa KKN PMD Unram Gelar Sosialisasi Tentang Pemilahan dan Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik di Desa Bilebante

0

Loteng, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata KKN PMD Unram, Gelar Sosialisasi Tentang Pemilahan dan Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik di Desa Bilabante, Kec. Pringgarata, Lombok Tengah, NTB.

Pengolahan dan pemilahan sampah organik dan anorganik menjadi tema utama dalam sosialisasi ini. Hal ini didasari oleh hasil survei yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN di beberapa dusun, yang menunjukkan bahwa permasalahan utama di Desa Bilebante adalah ketiadaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Hasil survei kami menunjukkan bahwa desa ini tidak memiliki TPS dan TPA, sehingga masyarakat masih membuang sampah di sekitaran kali,” kata Vito, Ketua Kelompok KKN.


Mahasiswa memfokuskan program KKN mereka pada peningkatan kesadaran masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah organik dan anorganik dari rumah masing-masing. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik dapat dijadikan ecobrik. Program ini bertujuan untuk meminimalisir sampah yang dibuang sembarangan dan meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah dan menciptakan karya dari sampah anorganik.


“Bercermin dari latar belakang desa yang merupakan Desa Wisata Hijau dan mayoritas penduduknya adalah petani, sosialisasi ini juga mengedukasi masyarakat untuk mengolah sampah organik menjadi kompos demi kemajuan pertanian, dan sampah anorganik menjadi ecobrik yang akan menunjang kreativitas masyarakat desa wisata hijau,” tambah Vito.


Sosialisasi ini mendapat respon positif dari Pak Zaenal Arifin, Kepala Desa Bilebante, yang berharap kegiatan ini dapat mengurangi permasalahan sampah yang ada di desa.


“Saya sangat mendukung program anak-anak KKN ini. Dengan sosialisasi ini, kita berharap masyarakat bisa mengerti dan tahu cara mengolah sampah,” ujar Kepala Desa Bilebante.


Dalam sosialisasi ini, turut diundang narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Mba Putri Hadini Mayningsing, S.Tr.Kes, perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Tengah. Selain menyampaikan materi pengolahan sampah, narasumber juga secara langsung mempraktikkan cara membuat kompos dari sampah organik.


Sosialisasi ini merupakan rangkaian awal dari program kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN PMD. Tujuan utamanya adalah agar masyarakat mampu mengelola sampah organik mereka sendiri di rumah, sebagai alternatif untuk mengurangi jumlah sampah yang dibawa ke TPS.


“ Jadi sosialisasi ini menjadi Langkah awal untuk program kita, setelah di adakannya sosialisasi kami akan membagikan trashbag pemilah sampah dan melakukan demo pembuatan kompos serta ecobrik kepada Masyarakat secara langsung di setiap minggunya secara bergilir” kata agi selaku coordinator acara.


Kegiatan ini berlangsung di balai kantor Desa Bilebante pada Kamis, 11 Juli 2024. Sosialisasi ini dihadiri oleh 30 lebih pesrta dan beberapa pihak, termasuk Kepala Desa beserta jajarannya, remaja KTI, masyarakat, serta teman-teman dari KKN lainnya yang menyaksikan langsung sosialisasi tentang pemilahan sampah organik dan anorganik.(nk/adventorial)

Mahasiswa KKN PMD Unram Adakan Sosialisasi Pengelolaan dan Pemanfaatan Sampah di Desa Sembalun Bumbung

0

Lotim, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD) Universitas Mataram ( Unram), Mengadakan Sosialisasi Pengelolaan dan Pemanfaatan Sampah di Desa Sembalun Bumbung, Kec. Sembalun, Lombok Timur, NTB.

Setelah KKN PMD Unram melakukan survei bahwa masalah sampah di Desa Sembalun Bumbung cukup banyak mengingat di sana tidak ada TPA yang tersedia. Hal ini yang membuat KKN PMD Unram mengadakan Sosialisasi.

Dalam sosialisasi masyarakat diberikan pemahaman dari bahayanya sampah jika tidak dikelola dengan baik. Selain itu dalam sosialisasi juga memberikan pengetahuan bagaimana mengelola sampah dengan baik dan memanfaatkan bagaimana mengubah sampah menjadi sesuatu mempunyai nilai ekonomis.

Selamat jalannya sosialisasi peserta sangat berperan aktif dalam kegiatan tersebut. Banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh para peserta dan KKN PMD unram menyiapkan hadiah untuk yang bertanya.

Perangkat Desa juga sangat mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan oleh KKN PMD Unram bahwa ini sangat bagus karena bisa mengurangi sampah.

“Kegiatan ini sangat bagus kami lihat dari pemerintah Desa, selain bisa mengurangi sampah juga nantinya jika diolah bisa meningkatkan Perekonomian masyarakat.” Ungkapan salah seorang Perangkat Desa.

Lalu Muhamd Rofiq, Ketua KKN PMD Unram mengungkapkan tujuan dari kegiatan sosialisasi ini supaya masyarakat bisa mengelola sampah dengan baik.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkan sampah”. Ungkapnya.

Kelompok KKN PMD Universitas Mataram berharap acara serupa dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan sampah di masa mendatang.

Sosialisasi ini diadakan pada hari senin, 5 Agustus 2024, yang bertempat di rumah Kepala Dusun Daya Rurung Barat yang di hadir oleh perangkat desa, masyarakat setempat, serta beberapa kelompok KKN PMD lainnya yang berada di sekitar Sembalun. (albn/adventorial)

Mahasiswa KKN PMD Unram lakukan Penghijauan Sebagai Bentuk Peduli Lingkungan di Desa Gapura

0

Loteng, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram), Lakukan Penghijauan Sebagai Bentuk Peduli Lingkungan di Desa Gapura, Kec. Pujut, Lombok Tengah, NTB.

Bibit-bibit pohon yang dibagikan oleh KKN Unram merupakan bibit pohon dari persemaian yang berada di Dinas Lingkungan Hidup Provinsi NTB.

Bibit Pohon yang sudah di ambil dari Dinas Lingkungan Hidup tersebut di kumpulkan di kantor Desa Gapura sebelum di bagian ke Kadus-kadus yang ada di desa dan ada juga yang di bawa ke Posko KKN untuk dibagikan di masyarakat sekitar posko.

Setelah bibit di simpan di kantor desa, kemudian KKN Unram membagikan Bibit-bibit tersebut kepada kepala Dusun yang ada di desa Gapura untuk dibagikan kemasyarakat yang ada di dusun masing-masing.

Disamping membagikan bibit, Mahasiswa KKN juga melakukan penanaman sepanjang jalan penghubung antara dusun Perlu dan dusun Tolot-Tolot dengan berkolaborasi dengan masyarakat sekitar.

Datu Garindra Adlahaq Bayuaji selaku Ketua KKN Desa Gapura menyampaikan untuk mengurangi polusi dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau.

” pembagian dan penanaman pohon sepanjang jalan ini untuk penghijauan, terciptanya lingkungan yang sejuk dan asri serta bertujuan untuk mengurangi polusi udara”. Ujarnya.

Jumrahadin selaku Sekretaris Desa Gapura berharap kegiatan penghijauan ini dapat bermanfaat untuk semua masyarakat, terutama dalam melestarikan lingkungan sehat tanpa pencemaran .

“Harapannya kedepan apa yang dilakukan hari ini bisa bermanfaat baik untuk pribadi maupun buat kami semua masyarakat Desa Gapura,” pungkasnya.

Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis, 25 Juli 2024, dengan membagikan dan menanam 1500 pohon dengan beberapa jenis yaitu pohon mahoni, pohon nangka, pohon sentul, pohon nangka, pohon rambutan yang ditanam sepanjang Dusun Tolot-Tolot dan Dusun Perlu.(albn/adventorial)

Mahasiswa KKN PMD Unram Kembangkan Penggunaan Pakan Alternatif (Pakan Permentasi) Menggunakan Silase di Desa Akar-akar

0

Lotara, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram (Unram) Menggelar Praktik Pembuatan Silase Di Dusun Otak Lendang Desa Akar-Akar, Kec. Bayan, Lombok Utara, NTB

Kegiatan ini Bertujuan Untuk Meningkatkan Pemahaman Keterampilan Warga Dalam Pembuatan Silase Dan Untuk Mengurangin Limbah Pertanian Jagung.

Mengingat ketika musim kemarau, rata-rata lahan pertanian menjadi kering sehingga pakan ternak warga susah untuk di dapatkan. Hal inilah yang mendorong Tim KKN PMD Unram untuk mengadakan sosialisasi serta pelatihan pembuatan silase atau permentasi pakan ternak.

Sosialisasi ini merupakan sosialisasi lanjutan dari program sebelumnya tetang Pertanian dan peternakan yang memakmurkan masyarakat dan lingkungan lahan kering.

KKN Unram Menghadirkan Dokter Debby, merupakan Dokter hewan yang ada di Desa Akar-Akar, Sebagai pemateri dalam sosialisasi pembuatan silase.

Dalam pemaparannya Dokter Debby menyampaikan pemanfaatan limbah jagung dan ampas kedelai yang memiliki banyak manfaat. Selain itu, Dokter Debby menyarankan ampas kopi dan jerami padi digunakaan sebagai pembuatan silase.

Dengan hal tersebut dapat meminimalisir tenaga dan waktu warga dalam mencari pakan, sehingga dapat mempermudah warga dalam mendapatkan bahan pakan ternak. Selaku Dokter Debby menyampaikan bahwa ketahanan permentasi silase tersebut bisa bertahan selama 6 bulan kurang lebih selama permentasi silase tersebut di simpan di ruang yang tertutup.

Ketua KKN PMD Unram Desa Akar Akar 2, Lalu Husnu Yahya mengatakan bahwa kegiatan pelatihan praktik pembuatan silase atau permentasi pakan ternak ini sangat penting di karenakan masyarakat setempat belum bisa memanfaatkan limbah pertanian jagung dengan maksimal.

“Silase atau permentasi pakan ternak sangat bermanfaat untuk kebutuhan pakan ternak warga ketika musim kemarau dan meningkatkan kesehatan ternak, sehingga masyarakat dapat meminimalisir ketika musim kemarau tiba.” Ungkapnya.

Tim KKN Unram berharap agar masyarakat dapat memnfaatkan kegiatan pelatihan ini dengan baik dan maksimal untuk kebutuhan pakan ternak kedepannya, khsusnya di Desa Akar-akar.Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 4 Agustus 2024.

Mahasiswa KKN PMD Unram Buat Lubang Biopori untuk Mengelola Sampah Rumah Tangga di Desa Lembuak

0

Lobar, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram) Membuat Lubang Biopori Untuk mengelola Sampah Rumah Tangga Di Desa Lembuak, Kec. Narmada, Lombok Barat, NTB.

Sosialisasi pembuatan Lubang Biopori sebagai solusi untuk mengelola sampah organik yang ada di perkotaan. Sosialisasi ini merupakan Upaya mengurangi sampah rumah tangga terutama sampah organik oleh KKN PMD Unram, Desa Lembuak.

Sosialisasi ini menghadirkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Provinsi NTB Sebagai pemateri dalam pembuatan lubang Biopori. Ade Kemal pemateri dari DLHK menyampaikan bahwa pembuatan lobang biopori ini cocok untuk di perkotaan.

“Pembuatan lubang biopori ini menjadi alternatif yang cocok di perkotaan karena tidak banyak menghabiskan lahan dan pengelolaan yang sangat mudah”. Disampaikan dalam sosialisasi.

Pembuatan lubang biopori ini menjadi alternatif yang cocok untuk diterapkan di lahan sempit karena tidak menghabiskan banyak tempat serta pengelolaan yang sangat mudah hanya dengan membuang sampah organik ke lubang biopori dan ditimbun dengan tanah dan daun kemudian ditutup kembali. Hasilnya nanti akan berupa pupuk yang dapat dimanfaatkan sebagai media tanam.

Pembuatan Lubang Biopori ini mendapat respon baik dari Saparmiadi selaku Kepala Dusun Telaga Ngembeng Dasan, diharapkan bisa mengurangi masalah limbah rumah tangga.

“pembuatan lubang biopori ini belum pernah diterapkan di desa ini, jadi kita harapkan ini bisa membantu dalam mengurangi sampah rumah tangga, apalagi hasilnya nanti akan berupa pupuk yang bisa dimanfaatkan di tanaman” ujarnya.

Ghozi Nabil Famula Malo, Ketua KKN PMD Unram, Desa Lembuak berharap kegiatan yang mereka lakukan ini bisa berkelanjutan walaupun KKN Unram sudah meninggalkan desa.

“Diharapkan pembuatan lubang biopori bisa menjadi alternatif untuk mengurangi jumlah sampah organik dan sampah yang tersalurkan ke TPS, proker ini juga bisa diterapkan oleh pemerintah desa dan masyarakat Desa Lembuak supaya berkelanjutan.” Ungkapannya.

Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat mampu mengelola sampah organiknya sendiri di rumah. Ini juga menjadi alternatif untuk pengurangan sampah yang dibawa ke TPS.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung pada hari Senin 22 Juli 2024 yang bertempat di kediaman keluarga Kepala Dusun Telaga Ngembeng Dasan yang dihadiri oleh lebih 25 masyarakat.(albn/adventorial)

Mahasiswa KKN PMD Unram Adakan Sosialisasi Bahaya Stunting dan Distribusi Cookies Blondo di Desa Teniga

0

Lotara, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram) Adakan Sosialisasi Bahaya Stunting dan Distribisi Cookies Blondo di Desa Teniga, Kec.Tanjung, Lombok Utara, NTB.

Kegiatan Sosialisasi Stunting ini dibuka oleh Saiful Rahim sebagai Perwakilan Camat Tanjung dalam Bidang Kesejahteraan Sosial.

Saiful Rahim menyampaikan dalam pembukaan kegiatan yang dilaksanakan oleh KKN Unram sangat bagus sekali dan menghadirkan pemateri yang bagus.

“Kegiatan yang dilaksanakan KKN Unram sangat bagus sekali, dan Stunting merupakan masalah nasional yang harus sama-sama kita lawan. Selain itu materi yang disampaikan harus benar-benar diperhatikan oleh peserta”. Ucapnya

KKN PMD Unram Menghadirikan Nurul Fatmi ,S.Tr.Keb dan Mirawati Pibryana, Amd.Gz sebagai pemateri dan menyampaikan materi tentang bahaya dari stunting dan bagaimana supaya menghindari stunting dengan mengatur makanan yang bergizi untuk anak.

Setelah penyampaian materi KKN Unram membagikan Cookies Blondo yang merupakan produk yang dibuat oleh Mahasiswa KKN Unram untuk melawan stunting.

Cookies Blondo adalah produk cookies yang dibuat oleh KKN PMD Unram dari bahan utama yaitu Blondo. Blondo merupakan protein nabati yang diperoleh dari hasil samping pembuatan minyak kelapa.

Serlyana Amalia, Ketua KKN PMD Unram Desa Teniga nyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah untuk melawan Tingginya Stunting.

“Ini merupakan upaya kami menurunkan angka stunting di desa teniga, karena dari hasil data bidan desa yg ada di teniga jumlah anak yg stunting yaitu 45 anak. Agar tercapainya generasi emas di tahun 2045 salah satunya dengan cara mengatasi stunting” Ucapnya

Harapan kami dari KKN PMD Unram dengan adanya kegiatan edukasi nutrisi dan gizi yg bertemakan anak tumbuh hebat melalu nutrisi yg tepat : menuju generasi emas bebas stunting.

KKN PMD Unram dengan DPL bapak Made Sutha Yadnya, ST., MT
Ketua kelompok : serlyana amilia
Anggota:
Miftahul Jannah
Sukma Wati
Seha Shahab
Ena Noviana
Aditia Irawan
Naufal Nanda Fiandra
Nilti Haeratun Nujulia
Solihati
Doddy Setya Darsanti Putra

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan pada hari kamis 1 Agustus 2024, yang bertempat di Ex Tanah Pecatu Desa Teniga, yang dihadiri kurang lebih 70 orang , termasuk sasaran orang tua yg anaknya terkena stunting.(albn/adventorial)