26.5 C
Mataram
Tuesday, May 26, 2026
spot_img
Home Blog Page 21

Mahasiswa KKN PMD Unram Adakan Sosialisasi Perizinan Usaha di Desa Ekas Buana

0

Lotim, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram), adakan sosialisasi perizinan usaha di desa ekas buana, kec. Jerowaru, Lombok Timur, NTB.

Setelah melaksanakan rangkaian acara pelatihan pembuatan abon ikan. Mahasiswa KKN PMD adakan sosialisasi perizinan usaha.

Mengingat banyak dari masyarakat ekas buana yang belum mendapat izin usaha, maka dari itu mahasiswa KKN PMD Unram mengadakan kegiatan sosialiasisi perizinan usaha. Sebagai langkah untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat ekas buana, alur cara mendaftar untuk mendapatkan izin usaha.

Mahasiswa KKN PMD Unram mengundang pemateri dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Lombok Timur yaitu Hambali, SH.

Hambali menyampaikan bahwa alur atau cara daftar, untuk mendapat izin usaha yang dulu dengan yang sekarang berbeda.

Menurutnya yang sekarang lebih memudahkan masyarakat untuk mendapat izin usaha, dikarenakan pemerintah membuat peraturan baru yang dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan izin usaha.

Ketua kelompok KKN Rizky darmawan menyampaikan, tujuan dari di adakannya kegiatan sosialisasi adalah untuk memberi pengetahuan mendalam kepada masyarakat.

“Agar masyarakat bisa mendaftarkan usahanya ke dinas terkait, untuk mendapatkan izin usaha, supaya usahanya memiliki legalitas yang jelas” katanya.

Rizky menyampaikan, target dari sosialisasi adalah masyarakat desa ekas buana yang memiliki usaha tapi belum ada izin usaha.

” Kami menargetkan semua masyarakat desa ekas buana yang memiliki usaha namun belum memiliki izin usaha, maka dari itu kami mengadakan sosialisasi ini” katanya.

Pak husnul selaku masyarakat ekas buana yang memiliki usaha di bidang studio photo mengatakan sangat bersyukur dan menyambut baik sosialisasi perizinan usaha.

“Kami sangat bersyukur dan menyambut baik sosialisasi ini, karena dengan adanya sosialisasi ini kami bisa mengetahui alur atau cara mendaftar izin, supaya memiliki izin usaha” katanya.

Sosialisasi perizinan usaha di hadiri lebih dari 25 orang, dilaksanakan hari Kamis tanggal 1 Agustus 2024.(ryd/adventorial)

KKN PMD Unram Kelurahan Tanjung Lauching Program Trash to Treasure di SMPN 1 Labuhan Haji

0

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram), Lauching Program Trash to Treasure ( Sampa Jadi Harta karun) di SMPN 1 Labuhan Haji .

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lombok Timur medukungan Program ini untuk mencapai lingkungan sehat terutama di Lombok Timur pada umumnya. Selain itu, program ini juga turut melibatkan bank sampah Sultan kelurahan Tanjung dalam manajemen sampah nantinya.

Tidak hanya DLH Lombok Timur dan pengelola bank sampah Sultan Tanjung, dukungan datang dari tenaga pendidik di SMPN 1 Labuhan Haji.

Adapun sistem atau manajemen yang ditawarkan dalam program ini adalah setiap kelas akan diberikan Trash Card (semacam kartu member) yang dipercayakan kepada pengurus kelas yang nantinya kartu tersebut akan diisi dengan stiker dengan simbol tertentu sesuai dengan sampah yang dikumpulkan.

Satu stiker bernilai 5 kg sampah dengan spesifikasi sampah seperti kertas, kardus, plastik, kaleng, dan besi. Sampah yang terkumpul nantiya akan ditukar dengan barang tertentu yang dapat digunakan bersama dalam kelas. Perihal waktu penukaran sampah dilakukan setiap satu kali dalam dua minggu

Bapak Ahmad Muttaqin, S. Pd., M.Pd selaku kepala sekolah SMPN 1 Labuhan Haji juga mendukung program yang dilaksanakan oleh KKN PMD Unram.

“permasalahan di sekolah ini sejak awal saja ditempatkan hingga saat ini adalah terkait sampah. Maka dengan hadirnya program adik-adik KKN sangat kami perlukan karena yang paling sulit untuk dibangun adalah mindset seluruh warga sekolah terkait lingkungan yang bersih dan sehat”. Ucapnya

Brigitta Florenza Menge, Ketua KKN PMD Unram Kelurahan Tanjung berharap program bisa berkelanjutan walaupun sudah selesai KKN.

“Pada akhirnya kami KKN Unram berharap program ini akan dilanjutkan oleh pihak sekolah dan stakeholder lainnya yang turut terlibat dalam pelaksanaan program.” Ungkapnya.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2024.(albn/adventorial)

Mahasiswa KKN PMD Unram Adakan Pelatihan Pembuatan Abon Ikan di Desa Ekas Buana

0

Lotim, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram), adakan pelatihan pembuatan abon ikan di Desa Ekas Buana, Kec.Jerowaru, Lombok Timur, NTB.

Desa Ekas Buana dengan lokasinya yang pesisir memiliki potensi hasil lautnya yang melimpah, maka dari itu mahasiswa KKN PMD Unram dengan melihat potensi itu mengadakan pelatihan pembuatan abon ikan.

Mahasiswa yang sedang KKN itu menargetkan ibu-ibu yang ada di desa itu ikut ambil andil dalam pelatihan tersebut, bukan hannya ibu-ibu para pemuda di desa itu sangat antusias dalam mengikuti pelatihan tersebut.

Selama proses pembuatan abon ikan, ibu-ibu dan pemuda di arahkan untuk menyiapkan bahan dam alat yang sudah disiapkan dalam proses pelatihan tersebut.

Pada pelatihan pembuatan abon ikan, dimana mahasiswa langsung yang menjadi tutor untuk mengarahkan ibu-ibu dan para pemuda dalam membuat abon ikan.

Rizky Dharmawan selaku ketua kelompok KKN PMD Unram mengatakan tujuan dia mengadakan pembuatan abon ikan adalah, untuk merespon hasil laut yang melimpah dari Desa Ekas Buana.

“Kami bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam pembuatan abon ikan, supaya masyarakat yang ada di ekas buana ini lebih mandiri dalam mengolah hasil lautnya sendiri, dan tidak terus menerus hanya menjual hasil lautnya” katanya.

Terakhir Rizky menyampaikan harapannya setelah melaksanakan pelatihan tersebut, masyarakat bisa meneruskan atau bisa membuat usaha mikro atas keberlanjutan pelatihan tersebut.

“Kami berharap setelah pelaksanaan pelatihan pembuatan abon ikan ini, masyarakat bisa meneruskan atau bisa membuat usaha kecil, usaha bersama dan usaha yang lebih besar, agar ada respon dari kegiatan yang kami buat”.

Ibu masti masyarakat desa ekas buana mengatakan, bersyukur akan adanya pelatihan pembuatan abon ikan, karna setelah mengikuti pelatihan tersebut dia mengetahui cara atau alur pembuatan abon ikan.

“Kami sangat senang dan bersyukur, karna dengan adanya pelatihan ini kami bisa membuat abon ikan untuk dibawa ke pondok oleh anak-anak kami yang sedang sekolah di pondok pesantren”katanya.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari minggu, 28 Agustus 2024, dengan jumlah peserta 30 orang, diantaranya 13 ibu-ibu dan 17 pemuda.(rdy/adventorial)

Mahasiswa KKN PMD Unram Desa Labuhan Haji Adakan Sosialisasi Pernikahan Dini dan Perlindungan Terhadap Anak di SMPN 2 Labuhan Haji

0

Lotim, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram), adakan Sosialisasi Pernikahan Dini dan Perlindungan Terhadap Anak Di SMPN 2 Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur, NTB.

Mengingat angka pernikahan dini di Lombok Timur cukup tinggi, akhirnya KKN PMD Unram melakukan Sosialisasi di SMP sebagai langkah awal untuk mengurangi angka pernikahan dini.

sosialisasi ini KKN PMD Unram Desa Labuhan Haji berkerja sama dengan Dengan Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisaris Univesitas Hamzanwadi dalam kegiatan ini.

Ahmad Ansori, dari GenBI sebagai pemateri menekankan pada bahayanya pernikahan dini terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan dan ekonomi danperlindungan terhadap anak perlu adanya peran / dukungan dari keluarga dan pendidikan yang layak bagi anak anaknya.

Salah seorang guru mengatakan bahwa pemahaman terhadap bahaya pernikahan dini penting untuk siswa/siswi kami.

“Melihat banyak anak yang masih kecil putus sekolah karna menikah, bahwa sosialisasi tentang bahaya pernikahan dini ini sangatlah penting untuk siswa-siswi kami”.Ucapnya.

Saquille Nurdiansyah, Ketua KKN Desa Labuhan Haji mengatakan tujuan dari kegiatan ini untuk mengedukasi anak siapa tidak terjerumus dalam pernikahan dini.

“kami berupaya untuk mengedukasi anak-anak yang masih berada pada usia yang terlibang belum siap menikah, dan melihat dari kondisi masyarakat yang masih mengangap bawa pernikahan dini itu hal yg wajar.” Ucapnya

Mahasiswa KKN Unram juga melihat jika pernikahan dini ini semakin tinggi maka ini berdampak kepada pasangan tersebut mulai dari putusnya pendidikan, masalah Pisikologi yang belum matang, masalah ekonomi dan nanti ketika mereka mempunyai anak kemungkinan untuk stunting sangat besar.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 12 Juli 2024 dengan jumlah peserta 300 Siswa/i SMPN 2 Labuhan Haji.(albn/adventorial)

KKN PMD Unram Adakan Sosialisasi dan Penanaman Lubang Resapan Biopori di Desa Gunung Malang

0

Lotim, MEDIA— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD), Universitas Mataram (Unram), adakan sosialisasi dan praktik pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB), di lokasi KKN PMD Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, NTB.

Dari hasil observasi mahasiswa KKN PMD Desa Gunung Malang menemukan bawah permasalahan sampah yang banyak disana. Ini yang membuat KKN Unram untuk bagaimana mengelola sampah menjadi bermamfaat.

Sosialisasi ini bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB, dengan menghadirkan narasumber Kemal, Alvan dan Andi dari Dinas LHK Provinsi NTB, dan tokoh masyarakat serta masyarakat Desa Gunung Malang.

Masyarakat Desa Gunung Malang sangat antusias dengan diadakannya sosialisasi dan praktek penanaman pipa resapan biopori ini, kegiatan ini didukung oleh pemerintah desa karena merupakan sebuah inovasi pengolahan sampah menjadi sesuatu yang lebih berguna dan memiliki nilai.

Saiful Marjan, Kasi Kesra Desa Gunung Malang mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bagus untuk masyarakat.

“Kegiatan sosialisasi ini sangat bagus untuk dihadiri oleh masyarakat dan ilmunya sangat berguna karena dapat digunakan untuk pembuatan pupuk kompos ( organik).” Ucapnya.

Adra Mihra Irfani, Ketua KKN PMD Unram Desa Gunung Malang mengatakan tujuan dari kegiatan sosialisasi yang dilakukan untuk mengurangi sampah yang ada di desa gunung malang melalui lubang resapan biopri.

“Lubang resapan biopori ini juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan dan pengolahan sampah organik dan sisa-sisa makanan rumah tangga untuk dijadikan kompos.” Ungkapnya.

Dari KKN unram berharap masyarakat agar tetap meningkatkan kesadaran atas sampah untuk di mamfaatkan dengan baik di Desa Gunung Malang.

Rangkaian kegiatan ini di laksanakan pada hari selasa, 23 juli 2024. KKN PMD Unram menanam 30 Pipa Biopori di 3 Dusun yang ada di Desa Gunung Malang.(albn/adventorial)

Mahasiswa KKN PMD Unram Adakan Pelatihan Pembuatan Nugget Ikan Tuna di Desa Buwun Mas

0

Lobar, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram), Adakan Pelatihan Pembuatan Nugget Ikan Tuna di Desa Buwun Mas, Kec. Sekotong, Lombok Barat, NTB.

Desa Buwun Mas, dengan lokasinya yang strategis di kawasan pesisir, memiliki potensi perikanan yang sangat besar. Ikan Tuna, dengan dagingnya yang berkualitas tinggi dan mengandung asam lemak omega 3 yang sangat baik untuk kesehatan tubuh, menjadi salah satu komoditas yang ditangkap oleh nelayan setempat.

Dengan melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN PMD UNRAM menginisiasi pelatihan pembuatan nugget ikan tuna.

Selama pelatihan, mereka diajarkan mulai dari pemilihan bahan yang berkualitas, proses pengolahan ikan tuna, hingga pembentukan dan penggorengan nugget. Para mahasiswa juga memberikan tips dan trik agar nugget yang dihasilkan memiliki rasa yang lezat dan tekstur yang renyah.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat di Desa Buwun Mas,bahwa ikan tuna tidak hanya langsung dijualbegitusaja setelah ditangkap, tetapi juga dapat dinaikkan nilai jualnya dengan mengolahnya menjadi produk olahan ikan seperti nugget ikan tuna yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Buwun Mas.

Salah seorang ibu rumah tangga yang bernama Ibu Mul mengungkapkan rasa terima kasihnya atas diadakannya pelatihan ini.

“Dengan adanya pelatihan ini, saya terinspirasi untuk bisa membuat produk olahan dari ikan seperti nugget ikan tuna yang baru saya ketahui saat ini. Selain untuk dikonsumsi sendiri, saya juga bisa menjualnya untuk menambah pemasukan,” ungkapnya.

Ahmat Muliawan, Ketua KKN PMD Unram Desa Buwun Mas mengungkapkan ini langkah dari KKN Unram untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Pelatihan pembuatan nugget ikan tuna merupakan langkah yang sangat baik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Buwun Mas.” Ungkapnya.

Dengan memberikan suatu inovasi olahan produk dari hasil laut, KKN Unram berharap masyarakat terinspirasi dan termotivasi untuk memanfaatkan hasil lautnya dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Pelatihan pembuatan nugget ikan tuna ini sebagian besar diikuti oleh ibu rumah tangga, yang berlangsung pada hari kamis, 18 Juli 2024.(albn/advetorial)

KKN PMD Unram Adakan Sosialisasi Ketahanan Pangan dan Pemanfaatan Lahan Kosong di Desa Keru

0

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram), adakan Sosialisasi Ketahanan Pangan dan Pemanfaatan Lahan Kosong di Desa Keru, Kec.Narmada, Lombok Barat, NTB.

KKN PMD Unram mengusung teman tetang ketahan pangan sebagai program utama yang akan dijalankan di Desa Keru. Dari hasil survei yang dilakukan oleh KKN Unram, masih cukup banyak lahan kosong dan bisa dimanfaatkan untuk ketahanan pangan.

sosialisasi ini secara umum bertujaun untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan pemanfaatan sumberdaya yang optimal dan menjaga kebersihan lingkungan yang ada di desa keru narmada.

Selain meberikan sosialisasi tentang pemanfaatan lahan kosong dan ketahanan pangan juga sisipkan himbauan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Setelah itu dilakukan pembagian bibit terong, bibit sawi dan bibit pokcoy Untuk memanfaatkan lahan kosong dan menjaga ketahanan pangan.

Rawida, Kepala desa keru, mengungkapkan bahwa sosialisasi ini sangat bagus dan penyampaian materi sangat mudah dimengerti.

“kegiatan kemarin sudah bagus, penyampaian dari narasumber, Benar-Benar jelas dan mudah dimengerti, banyak ilmu-ilmu baru yang tersampaikan, minusnya hanya di partisipasi masyarakatnya yang kurang”.ungkapnya

Bayu Pranowo S. Ketua KKN desa Keru bahwa tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan.

“Dengan banyak lahan kosong yang kita temui ketika survei itu bisa dimanfaatkan untuk tetap menanam tanaman untuk menjaga ketahanan pangan yang ada di Desa Keru.” Ungkapnya

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan pada hari Rabu, 10 Juli 2024. Dengan jumlah peserta sosialisasi berjumlah 30 orang. (albn/adventorial)

KKN PMD Unram Berikan Kontribusi Dalam Meningkatkan Produksi Madu Trigona di Dusun Lingkung Baru

0

Lotim, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram), Berikan Kontribusi dalam Meningkatkan Produksi Madu Trigona di Dusun Lingkung Baru, Desa Tetebatu, Kec. Sikur, Lombok Timur, NTB.

Melalui bantuan Kotak Lebah diharapkan bisa meningkatan hasil produksi madu Trigona, yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa melalui optimalisasi produk hasil hutan.

Adapun peningkatan yang telah dilakukan yaitu memberikan bantuan berupa kotak lebah. Pemilihan madu Trigona sebagai program utama dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar dan permintaan pasar yang terus meningkat.

Menurut Ketua Tim KKN PMD UNRAM, Nurholid Satriawan, kegiatan ini melibatkan pemberian kotak lebah kepada peternak madu lokal sehingga inventarisasi terhadap kotak lebah meningkat dan mampu mendorong produksi dari Madu Trigona. Adanya hal tersebut tentu akan berimplikasi pada industri madu Trigona yang lebih efektif dan efisien.

“Harapan kami, dengan adanya kotak lebah yang lebih baik, produksi madu Trigona dapat meningkat secara persisten atau dari waktu ke waktu, baik dari segi kualitas maupun kuantitas,” ujarnya.


Bapak Musahari selaku Kepala Wilayah Lingkung Baru, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan dan pelatihan yang diberikan.

“Dengan pemberian kotak lebah ini, kami berharap dapat mempermudah pengelolaan peternakan lebah kami. Produksi madu juga meningkat dan kualitasnya lebih baik,” ungkapnya.

Selain memberikan bantuan materi, Tim KKN PMD UNRAM juga berupaya membangun jaringan pemasaran yang lebih luas bagi para peternak madu Trigona. Hal ini dilakukan melalui promosi secara komprehensif dengan melibatkan digitalisasi dalam menjangkau pasar yang lebih luas dan mendapatkan harga yang lebih

.

Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Tetebatu dapat lebih sejahtera melalui peningkatan ekonomi yang berkelanjutan dari hasil produksi madu Trigona. Tim KKN PMD UNRAM berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberikan dukungan bagi peternak madu dalam menghadapi tantangan dan memaksimalkan potensi yang ada.

Kegiatan ini dilakukan pada hari Sabtu, 27 Juni 2024. Program ini merupakan salah satu bentuk nyata dari upaya UNRAM dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan dan pengabdian.(albn/adventorial)

KKN PMD Unram Adakan Sosialisasi dan Praktik Pembuatan Sirup Kelapa di Desa Medana

0

Lotara, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram) adakan sosialisasi dan Praktik Pembuatan Sirup Kelapa di Desa Medana, kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara , NTB.

Dari hasil observasi mahasiswa KKN PMD desa Medana menemukan bawah komuditas yang banyak disana adalah Kelapa, Kakau dan Jambu Mete. Ini yang membuat KKN Unram untuk bagaimana mengolah air Kelapa menjadi sirup.

Dalam kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan Sirup Kelapa, materi di isi langsung oleh mahasiswa KKN PMD Unram, Rizky Ardiansyah Husin dan Galih Fa’adihillah. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN PMD Unram menjelaskan materi mengenai manfaat air kelapa, bahan-bahan dan alat yang digunakan serta langkah – langkah yang dilakukan hingga air kelapa dapat diolah menjadi sirup.

Masyarakat desa medana sangat antusias dengan diadakannya sosialisasi dan praktek pembuatan sirup dari air kelapa ini, kegiatan ini didukung oleh pemerintah desa karena merupakan sebuah inovasi pengolahan air kelapa menjadi sesuatu yang lebih berguna dan memiliki nilai.

Baiq Budi Hartini, Ketua PKK Desa Medana mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bagus untuk masyarakat.


“Kegiatan sosialisasi ini sangat bagus untuk dihadiri oleh masyarakat dan ilmunya sangat berguna karena dapat digunakan sebagai pengganti sirup marjan saat bulan puasa, serta pembuatannya dan bahan”nya mudah didapatkan.” Ucapnya

Much. Bagus Dio, Ketua KKN PMD Unram Desa Medana mengungkapkan tujuan dari kegiatan sosialisasi yang dilakukan untuk menambah nilai ekonomis dari Kelapa itu sendiri.


“Meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan serta memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat dalam mengelola hasil bumi khususnya air kelapa agar memiliki nilai tambah yang tinggi.” Ungkapnya

Dari KKN Unram berharap Masyarakat memiliki keterampilan tambahan untuk mengolah potensi hasil bumi yang ada di desa.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 14 Juli 2024. Peserta dari ibu – ibu PKK, pelaku UMKM se desa medana, staff desa, kepala dusun, ketua RT karang taruna, ketua pokdarwis dusun kopang dan tokoh masyarakat.(albn/adventorial)

Komunitas Akarpohon Gelar Perayaan Buku “Teori Pernikahan Bahagia” Karya Aliurridha

0

Mataram, MEDIA—Komunitas Akarpohon Mataram menggelar Perayaan Buku novel “Teori Pernikahan Bahagia” karya Aliurridha yang diterbikan Falcon Publishing, Juni 2024. Perayaan buku itu digelar di Segara Space, Taman Baru, Kota Mataram, pada Sabtu, 27 Juli 2024 malam.

Dalam acara tersebut, hadir Aliurridha selaku penulis, Jamiluddin Nur sebagai pembedah, Mila Sari sebagai pemandu, serta Danang Setiawan selaku penampil. Buku novel Teori Pernikahan Bahagia merupakan buku tunggal pertama Aliurridha.

Diskusi dipandu Mila Sari, Duta Bahasa NTB 2023 yang meraih 1st runner-up Puteri Indonesia NTB 2024. Aliurridha menceritakan, ide awal novel ini berdasarkan cerpennya berjudul Teori Pernikahan Bahagia yang terbit di Koran Tempo pada 27 November 2022. Di cerpen itu, ia mencoba bereksperimen menulis cerpen menggunakan bentuk penulisan karya ilmiah.

Kemudian pada awal tahun 2023, Aliurridha dihubungi pihak Falcon yang tertarik membeli cerpen tersebut untuk diadaptasi menjadi film. Ia ditawarkan untuk membuat cerpen tersebut menjadi novel. Ia mengakui ada perbedaan dari cerpen dan novel yang baru terbit ini.

“Terkait apa perbedaan cerpen dan novel, di novel ada kultur Arab sedangkan di cerpen tidak menceritakan kultur arab. Dari cerpen itu, hanya teori dari salah satu tokoh Hermawan yang saya kembangkan,” ujar dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Mataram (Unram) ini.

Selain menulis novel, Aliurridha juga menulis cerpen, esai, puisi, dan resensi. Karyanya tersebar di berbagai media massa. Cerpennya berjudul Metamorfosa Rosa terpilih dalam antologi Cerpen Pilihan Kompas 2021 (Kompas, 2022). Pada tahun 2023 dia diundang sebagai emerging writer untuk menghadiri Makassar International Writers Festival. Di tahun yang sama novelanya berjudul Lisa Menjadi Lumb-Lumba memenangkan sayembara menulis Kisah di Balik 98 dan telah diterbitkan dalam antologi cerita pilihan Dee Lestari (Falcon Publishing, 2024).

Terkait ide-ide cerita dalam karyanya, Aliurridha mengaku mendapatkannya dari cerita-cerita di sekitarnya. “Saya temukan cerita di sekitar saya, yang mendesak saya menuliskannya. Saya menangkap realitas di sekitar saya, kemudian mengolahnya menjadi karya sastra,” ungkap Aliurridha.

Secara singkat, novel ini menceritakan salah satu tokoh bernama Hermawan memiliki sebuah teori seputar pernikahan yang menekankan pada kesesuaian latar belakang keluarga. Teori ini membuatnya meragukan pilihan calon suami putrinya. Raina menganggap alasan ayahnya tidak masuk akal dan bersikeras untuk tetap menikah dengan Zefki. Begitu pula dengan Zefki. Meskipun menghadapi tentangan dari keluarganya, yang menjunjung tradisi dalam balutan busana agama, Zefki memutuskan tetap menikahi Raina, tidak peduli jika itu berarti ia harus meninggalkan keluarganya. Pernikahan mereka kemudian membuka jalan bagi serangkaian konflik.

Seiring berjalannya waktu, pasangan ini diuji dengan berbagai tantangan yang lebih rumit dari sekadar perbedaan latar belakang. Masalah internal dalam hubungan mereka, rasa tidak saling percaya, termasuk ketidaksetiaan pasangan, membuka jalan kehancuran bagi pernikahan mereka. Meski keduanya masih bersama, Hermawan merasa perlu bertanya kepada putrinya untuk mengkonfirmasi teorinya. Raina terjebak; ia tidak tahu apakah harus berkata jujur atau bohong kepada ayahnya.

“Saya mencoba membangun ceritanya itu dengan menceritakan seputar kehidupan orang Arab,” ungkap Aliurridha, yang saat ini tinggal di Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat dan bergiat di Komunitas Akarpohon.

Pembedah novel Teori Pernikahan Bahagia, Jamiluddin Nur mengatakan, sebagai produk budaya, sebuah karya sastra tentu dibangun dari unsur kultural, tidak terkecuali “Teori Pernikahan Bahagia”. Latar belakang para tokoh menggambarkan unsur kultural ini dengan sangat jelas.

“Tokoh Zainal, Zefki, Zahiya tampak didominasi unsur kultural ini dalam proses perwujudan tokohnya. Ini bahkan menurut saya mendominasi cerita mulai dari awal, konflik, hingga klimaks,” jelas dosen Program Studi (Prodi) Komunikasi Unram ini.

Catatan pentingnya setelah membaca novel Teori Pernikahan Bahagia adalah betapa hasrat akan orisinalitas menjadi dasar dibangunnya hampir keseluruhan cerita. “Hasrat akan orisinalitas ini bisa saya jelaskan dengan sederhana, merupakan hasrat yang membuat kita selalu menginginkan, memuja, mengagungkan, memperjuangkan, bahkan menjadikan orisinalitas seperti ‘Tuhan’,” ujar Jamiluddin.

Jamiluddin Nur juga menyoroti karakter yang diciptakan Aliurridha untuk membantu tokoh utama, atau ia mengistilahkan sebagai Non-Playable Character (NPC). NPC merupakan karakter yang dibuat oleh pengembang game untuk membantu karakter utama menyelesaikan misinya.

“Aliurridha, sebagai pengarang, sedang mengambil peran seperti pengembang game. Ia telah mengatur apapun yang seharusnya dilakukan dan diucapkan oleh semua tokoh dalam ‘Teori Pernikahan Bahagia’. Pada akhirnya, karya sastra merupakan simulasi dari kode perintah pikiran pengarang terhadap latar, situasi hingga tokoh/karakter dalam sebuah peristiwa,” jelas Jamiluddin.

Perayaan Buku Teori Pernikahan Bahagia ditutup dengan penampilan Danang Setiawan, mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Unram. Saat ini, ia aktif berproses teater di Sanggar Anak Gunung dan Teater Putih FKIP Unram. Danang membacakan potongan novel Teori Pernikahan Bahagia.(albn)