24.5 C
Mataram
Thursday, June 13, 2024
spot_img

Ormawa dan DPM Unram Membahas IKM, Apa itu?

Media Unram – Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Mataram (Unram), DPM fakultas, beberapa perwakilan Himpunan Mahasiswa (Hima), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) membahas tentang Ikatan Keluarga Mahasiswa (IKM).

Ketua DPM Unram, Muhammad Al Fajar menjelaskan, IKM atau sistem pemerintahan mahasiswa ini memberikan kesempatan kepada Organisasi Mahasiswa (Ormawa) untuk turut menentukan kebijakan kampus dengan masuk ke dalam sistem birokrasi.

“Ini merupakan upaya mahasiswa untuk mengontrol kerja birokrasi kampus yang tidak lepas dari keprihatinan,” kata Fajar di depan beberapa perwakilan Hima dan UKM, di Taman Tahura Nuraksa, Narmada, Lombok Barat, Sabtu (5/9).

Selain itu, lanjut Fajar, adanya IKM ini untuk meningkatkan rasa solidaritas dan menyelesaikan konflik antar Ormawa. Oleh karena itu, diberi nama keluarga mahasiswa.

“Supaya yang menyelesaikan konflik antar ormawa adalah mahasiswa itu sendiri. Jadi kita akan duduk dan menyelesaikan permasalahan itu secara bersama-sama,” bebernya.

IKM ini dan tidak menyangkut kepentingan siapapun. Baik BEM, DPM, atau Ormawa.

Pria jurusan hukum Unram ini juga menjelaskan, bahwa IKM ini sudah direncanakan sejak kepengurusan sebelumnya, tahun 2019.

Namun, karena sudah diakhir kepengurusan, jadi diusahakan agar dapat direalisasikan tahun 2020.

“Awalnya draft ini akan diserahkan Juli lalu. Tapi karena terhambat virus corona, kami mengundur dan akan diserahkan pada tanggal 8 Oktober,” jelas pria kelahiran Bima ini.

Bagaimana jika ada Ormawa yang ada di fakultas maupun universitas tidak ikut berpartisipasi dalam IKM?

Pada waktu yang sama, Ayu Diana Fitri selaku Ketua Komisi I Legislasi DPM mengatakan, bagi Ormawa yang tidak ingin berpartisipasi dalam IKM dianggap bukan masalah.

“Kalo ada ormawa yang tidak tergabung, ya tidak apa-apa. Kami tidak ada memiliki hak untuk memaksa. Tetapi kami akan berusaha, agar seluruhnya bisa ikut berpartisipasi. Karena ini buat kita semua,” jelas Ayu.

Sistem pemerintahan atau keluarga mahasiswa merupakan suatu sistem pemerintah mahasiswa yang dikelola oleh, dari dan untuk kesejahteraan mahasiswa yang terdaftar.

Tujuan diadakannya sistem pemerintahan mahasiswa di fakultas dan universitas ini antara lain, agar dapat mengedepankan kondisi lingkungan ormawa yang partisipatif dan responsif.

Mewujudkan persamaan hukum, mengutamakan sisi kebersamaan dan kemanusiaan, serta membangun kondisi kemahasiswaan yang jelas.

“Seandainya sistem pemerintahan mahasiswa atau keluarga ini diterapkan, maka akan adanya transparansi dalam seluruh kegiatan yang dilakukan Ormawa,” pungkas Ayu. (khn)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

20,000FansLike
1,930FollowersFollow
35,000FollowersFollow

Latest Articles