26.5 C
Mataram
Thursday, May 23, 2024
spot_img

September ke-13

Oleh: Spt

“Aku hanya ingin tetap bersamamu”.

Ucap gadis mungil sambil menghadap ke arah pria berkulit putih dan berbadan kekar itu, matanya sipit dengan wajah bahagia.

Tepat 13 tahun, kalimat itu sudah tidak terucap. Di mana gadis mungil itu? Apa dia sudah sadar bahwa kalimat itu terlalu kekanakan? Entahlah. 

***

“Buuu, handphone-ku bunyi, tolong diangkat,” suara dari kamar mandi. 

Aaahhh, sial. Ibunya kan sudah berangkat sejak pagi, wanita yang kini berumur hampir kepala tiga itu memang pelupa. Berumur tapi tetap saja seperti gadis mungil yang manja.

Bergegas menyelesaikan mandinya, wanita itu berjalan perlahan menuju meja kerja di pojok sana, membuka handphonenya dan melihat ada tujuh panggilan tak terjawab. 

“Sudah kutebak, jika hanya menyampaikan ucapan dan mengirimkanku hadiah, mending tidak usah saja!” ucap wanita itu dengan raut wajah kecewa. 

Tok tok tok…. [Suara ketukan pintu]

Wanita itu sudah tahu siapa yang mengetok pintu, dengan santai mengenakan pakaiannya kemudian keluar untuk melihat hadiah apa lagi yang akan ia terima. 

Kotak berukuran sedang dengan sampul putih bermotif ceri. Ia memang menyukai cerry, ini adalah tahun ke-13 ia memutuskan untuk tidak menyukai cerry lagi. 

“Terima kasih mas”.

“Padahal tidak susah untuk menemuiku langsung,” gumam wanita itu membuka kotak yang diterimanya. 

Setelah meletakkan cantik yang menjadi hadiahnya, wanita berkulit sawo matang itu kembali ke kamarnya dan kejadian di kasurnya, membuka ponsel menyatukan media sosial, membalas pesan yang masuk. 

Tidak ada aktivitas lain yang ingin ia lakukan, selain diam di rumah saat hari libur. Sudah hampir 13 tahun setelah pria yang sangat dicintai meninggalkannya, dia hanya suka masalah seperti itu. 

Hari ini sama saja dengan hari lainnya, tidak ada yang menarik. Entah sampai kapan ia akan menjalani hidup seperti ini. Selalu berharap sosok pria itu kembali meski dengan suasana yang tidak mungkin kembali seperti semula. 

“Huufftt, andai aku menahan ayah saat itu,” keluhnya dengan air mata yang perlahan mengalir, hingga ia terlelap. 

Media
Mediahttps://mediaunram.com
MEDIA merupakan unit kegiatan mahasiswa (UKM) Universitas Mataram yang bergerak di bidang jurnalistik dan penalaran.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

20,000FansLike
1,930FollowersFollow
35,000FollowersFollow

Latest Articles