26.5 C
Mataram
Wednesday, May 22, 2024
spot_img

Tidak Adil

“Semuanya sudah berubah sekarang, semuanya tidak sesuai dengan keinginanku.”

Hanya kalimat itu yang terdengar dari wanita berumur 38 tahun itu. Ia duduk sejak siang di depan komputer kerjanya tanpa mengerjakan apapun, ia hanya memandangi jendela dengan tatapan kosong.

Apa hal yang dia pikirkan itu sungguh mengganggu pikirannya? Toh juga selama ini ia selalu acuh atas kepergian sosok pria yang ada dalam hidupnya itu. Apa kepergian Tuan kali ini sungguh membuat resah? Aku mempertanyakan ini dengan serius.

“Apakah nyonya tidak bekerja hari ini?”

Wanita itu hanya menggelengkan kepalanya, dan kembali memandangi jendela di ruangannya.

“Nyonya ingin dibuatkan makanan?”

“Saya tidak merasa lapar, terima kasih,” jawabnya ketus.

Aku meninggalkan ruangan itu, berjalan perlahan menunggu ia memanggilku jika membutuhkan sesuatu.

Hingga tangga terakhir tidak ada suara darinya, “ya sudah” pikirku. Aku melanjutkan pekerjaanku dengan tetap tenang karena masih berharap ada suara darinya.

“Apa ibu masih seperti biasa?” tanya Fani seperti biasa.

Seketika aku mengikuti Fani yang berjalan menuju ruangan ibunya. Situasi yang sama, ibunya masih di posisi tadi tanpa berubah sedikitpun.

“Kapan ibu selesai memikirkan ini? Aku ingin bermain ke pantai,” Tanya Fani pada ibunya yang hanya terdiam.

Berdiri beberapa menit di depan ibunya, Fani melangkah menuju pintu sebab tidak ada jawaban atas pertanyaannya.

“Fan, ini tidak adil. Ibu akan menikah lagi.”

Fani mematung usai mendengar kalimat yang dilontarkan ibunya, mukanya memucat, tangannya bergetar.

Aku hanya bisa terdiam memandangi Fani. Tetapi, apakah ini adil juga bagi Fani?

Media
Mediahttps://mediaunram.com
MEDIA merupakan unit kegiatan mahasiswa (UKM) Universitas Mataram yang bergerak di bidang jurnalistik dan penalaran.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

20,000FansLike
1,930FollowersFollow
35,000FollowersFollow

Latest Articles