24.5 C
Mataram
Thursday, June 13, 2024
spot_img

Transparansi Anggaran Keuangan Ormawa Unram

Media Unram – Birokrasi Universitas Mataram (Unram) membuka ruang audiensi kepada pengurus Organisasi Mahasiswa (ormawa) untuk mengetahui anggaran kemahasiswaan. Audiensi ini dilaksanakan di ruang sidang rektor Unram pada (12/11/2019).

Pendapatan Unram saat ini turun 1,2 milyar setelah diberlakukan grade rata-rata untuk eks reguler sore menjadi grade 3. Namun pihak Unram akan mencari dana bukan dari Uang Kuliah Tunggal  tetapi akan mencari melalui jalan yang lain juga.

Audiensi yang dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Kurniawan bersama dengan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, M. Natsir.

Dalam audiensi tersebut, Kurniawan menjelaskan dana kemahasiswaan melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ditambah dengan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi (BOPTN). “Dana dari PNBP sebesar 954.631 juta rupiah dan dari BOPTN sebesar 510 juta rupiah,” ungkap Kurniawan.

Anggaran dari BOPTN tersebut digunakan untuk pembinaan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sebesar Rp.7.500.000, pemilihan mahasiswa berprestasi Rp.13.500.000, Pekan Olahraga Nasional (PON) Rp. 61.000.000, pengiriman delegasi nasional Rp.13.000.000, spanduk dan snack, pekan tilawah quran, pembinaan untuk mahasiswa berprestasi untuk lomba, pekan ilmiah Nasional.
Selain itu, Uang kemahasiswaan juga digunakan untuk kegiatan Olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam hampir Rp. 65.000.000 dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) sebesar Rp.76.000.000.

“Dana kemahasiswaan yang digunakan sampai sekarang hampir dua miliar,” lanjut Kurniawan saat berbicara di forum audiensi.

Pada tahun 2020, Unram akan menaikkan anggaran untuk UKM menjadi RP. 10.000.000.

Unram sebagai salah satu perguruan tinggi yang sering dipanggil oleh Presiden Jokowi Widodo untuk memperbaiki perguruan tinggi. Mengajukan beasiswa untuk korban gempa, memperbaiki Unit Kegiatan Mahasiswa, pembuatan sarana olahraga dan alat drum band.

“Menaikkan dana ormawa dan pengajuan penunjang kemahasiswaan ini, untuk menaikkan kualitas dan semangat mahasiswa untuk bersama memajukan Unram,” ujar Natsir.

Unram juga akan menilai ormawa melalui pengisian borang dan akan mengurangi jika tidak produktif. “Ada ormawa yang belum menjalankan kegiatan. Namun, diakhir kepengurusan mereka baru berkegiatan, dalam hal ini kurang produktif,” lanjut Natsir.

“Saya sangat terbuka untuk mahasiswa, jika itu akan membuat Unram lebih baik lagi,” pungkas Kurniawan. (mez)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

20,000FansLike
1,930FollowersFollow
35,000FollowersFollow

Latest Articles