26.7 C
Mataram
Wednesday, June 10, 2026
spot_img
Home Blog Page 80

SE Rektor Unram, Kuliah Tetap Online

0
Surat Edaran Rektor Nomor 477/UN18.1/TU/2021

Mataram, MEDIAUnram.com – Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan kampus, Rektor Universitas Mataram mengeluarkan kebijakan penyesuaian sistem kerja dosen dan tenaga kependidikan.

Hal ini disampaikan melalui Surat Edaran Nomor 477/UN18.1/TU/2021. Menurutnya, perlu dilakukan penyesuaian sistem kerja dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 terhadap dosen, tenaga kependidikan (tendik) dan mahasiswa Unram, Senin (18/01/2021).

Salah satu poin menyatakan bahwa, pihak rektorat menutup semua sarana kampus seperti Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM)/Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) baik yang ada di Universitas maupun di Fakultas, Asrama Mahasiswa, Sarana Olahraga, Kantin, serta sarana publik lainnya yang memungkinkan orang berkumpul di area kampus Unram.

Selain poin di atas, berikut poin-poin yang disampaikan dalam SE Nomor 477/UN18.1/TU/2021:

  1. Dosen melakukan pekerjaan dari rumah (WFH), dengan tetap memperhatikan produktifitas dalam rangka pencapaian target kinerja Universitas Mataram.
  2. Bilamana pelaksanaan pekerjaan dosen tidak dapat dikerjakan secara WFH dan memerlukan penyelesaian di kampus/laboratorium, maka diharuskan untuk mendapat persetujuan Satga Covid-19 Universitas Mataram.
  3. Tendik melaksanakan pekerjaan dari rumah (WFH), dengan tetap memperhatikan produktifitas dalam rangka pencapaian target kinerja Universitas Mataram.
  4. Bilamana pelaksanaan pekerjaan tendik tidak dapat dikerjakan dari rumah (WFH) dan memerlukan penyelesaian di tempat kerja (kantor), maka jumlah tendik yang bertugas diupayakan seminimal mungkin dengan tetap mematuhi protokol Covid-19 secara ketat.
  5. Bilamana ada dosen, tendik dan mahasiswa yang mengalami gejala pandemi Covid-19 agar segera menghubungi Tim Satgas Covid-19 Universitas Mataram (HP/Call center: 087846954043) untuk mendapatkan penanganan.
  6. Dekan/Ketua, Lembaga/Koordinator, Prodi/Ketua UPT dan Pimpinan Unit lainnya diharapkan tetap melakukan monitoring produktifitas atau kinerja dosen dan tendik serta unit kerja masing-masing sesuaisistem kerja yang berlaku.
  7. Surat Edaran Rektor Nomor: 379/UN.18.1/TU/2021 tanggal 13 Januari 2021 tentang pelaksanaan Belajar Mengajar pada Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021 di Lingkungan Universitas Mataram, dinyatakan tetap berlaku sepenjang tidak bertentangan dengan surat edaran ini.

Diketahui kebijakan ini berlaku mulai tanggal 19 Januari 2021 s/d 30 Januari 2021 dan akan disesuaikan dengan perkembangan penyebaran Covid-19, serta mengimbau seluruh Civitas Akademi Unram untuk tetap di rumah dan menghindari area publik selama WFH. (el)

Kompak, Ormawa se-Unram Gelar Aksi Kemanusiaan

0

Mataram, MEDIAUnram.com – Organisasi Mahasiswa (Ormawa) se-Unram mengadakan penggalangan dana untuk korban banjir di kalimantan Selatan (Kalsel) dan gempa di Sulawesi Barat (Sulbar).

Kegiatan yang dilaksanakan di sejumlah simpang jalan Kota Mataram ini berlangsung selama dua hari, yakni hari Sabtu (16/01) untuk korban gempa di Sulbar dan hari Minggu (17/01) untuk korban banjir di Kalsel.

Hal itu diungkapkan oleh Sekjen BEM Unram, Anggun Firmansyah. Ia menjelaskan bahwa aksi kemanusiaan ini digelar di berbagai titik simpang strategis di Kota Mataram.

“Kita sudah tetapkan di beberapa lokasi seperti di simpang Dasan Cermen, simpang Brawijaya, simpang Mall lama, simpang Sweta, ada juga di simpang Rembiga dan di simpang RSJ,” katanya saat dihubungi tim Media Unram melalui WhatsApp (17/01/2021).

Relawan saat melakukan penggalangan dana di simpang RSJ. (foto: Tim/cnk)

Kemudian, lanjutnya, terkait mekanisme penyaluran bantuan, pihak BEM Unram akan menghantarkan bantuan langsung ke lokasi bencana. “Kalau menghantarkan bantuan secara langsung, keyakinan kita seratus persen bantuan bisa tersalurkan dengan lancar, dapat hadir di tengah korban, dan memberikan support ke mereka, tentu feel-nya beda,” ungkapnya.

Lebih jauh Anggun menjelaskan apabila tidak memungkinkan, pihak BEM Unram menyiapkan rencana lain, yakni bantuan akan disalurkan melalui lembaga resmi Laz Dasi NTB.

Diketahui sebanyak 250 relawan yang berasal dari berbagai organisasi mahasiswa di Unram terlibat dalam aksi penggalangan dana dan bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat (Laz) Dasi NTB, Sokren (Sosial & Kreatifitas Milenial) dan Kemas (Keluarga Mahasiswa Samawa).

Anggun berharap ormawa se-Unram tetap solid. “Dan memiliki jiwa empati dalam pengabdian yang tinggi seperti visi misi kami,” tandas pria kelahiran Alas tersebut. (mnd)

Faruk: Jika Tak Punya Masker, Silakan Ambil di Rektorat

0

Mataram, MEDIAUnram.com – Mengingatkan mahasiswa tentang penyebaran wabah Covid-19 dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya yang menetap di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unram, Kepala Bagian (Kabag) bidang kemahasiswaan Abdul Faruk didampingi Kasubag Azra’i Gazali mengadakan pertemuan dengan ketua ormawa.

“Saya mendapat informasi, bahwa adik-adik mahasiswa tidak ada satu pun di sini yang menggunakan masker,” kata Faruk di Aula Gedung PKM, Kamis (14/1/2021).

Kemudian, lanjut Faruk, bagi mahasiswa yang tidak memiliki masker, bisa mendatangi dan mengambil di bagian kemahasiswaan. “Kami siapkan di sana. Yang penting setiap hari harus menggunakan masker, termasuk ketika datang ke masjid untuk salat,” ungkapnya.

Pihak birokrasi melakukan pengarahan pada mahasiswa tentang penyebaran Covid-19 (foto: MEDIAUnram/khn)

Faruk mengakui, rata-rata mahasiswa memiliki imunitas yang tinggi, namun Ia mengingatkan agar tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Pasalnya, yang dikhawatirkan, orang-orang di rumah memiliki umur kisaran 50-an ke atas. “Mereka itu harus kita jaga,” jelasnya. Ia mengimbau, mahasiswa mulai menjaga kesehatan.

Lebih jauh Faruk menjelaskan, kini ada beberapa dosen Unram yang sedang dirawat. “Jadi kalau orang-orang tua ini kan sangat rentan sekali dengan situasi seperti ini,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) BEM Unram terpilih, Anggun Firmansyah mengatakan, kehadiran Kabag baru tersebut tidak hanya sekali ini saja.

“Kami juga berharap kepada bapak untuk menjadi jembatan kita dalam menyampaikan  aspirasi,” katanya.

Pada akhir pembicaraannya, Anggun juga menyampaikan salah satu permasalahan Gedung PKM, yakni tersumbatnya pembuangan di kamar mandi.

Terkait hal itu, Faruk mengatakan akan segera menyelesaikan. “Baik, nanti kami akan coba perbaiki,” pungkasnya. (khn)

Lombok Wildlife Park, Wisata Edukasi yang Menarik untuk Dikunjungi

0

Lombok Utara, MEDIAUnram.com – Berbicara tentang pariwisata, Lombok memang tidak ada habis-habisnya, seperti Lombok Wildlife Park. Destinasi yang terletak di Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU) ini memiliki destinasi wisata berbasis edukasi.

Lokasi yang bertempat di Jl. Raya Tanjung Sire, Sigar Penjalin, KLU ini merupakan sebuah kawasan wisata edukasi yang menyuguhkan berbagai satwa, seperti gajah, burung, ular, buaya, monyet siamang, rusa, beruang dan satwa lainnya.

Rabu (13/1) kemarin, anggota Media Unram berkesempatan mengunjungi Lombok Wildlife. Untuk sampai ke sana, kira- kira memakan waktu satu jam perjalanan dari Mataram.

Untuk tiket masuk, Lombok Wildlife Park menyediakan promo Nurut Tatanan Baru (NTB) khusus WNI. Harga tiket masuknya Rp50.000, sementara untuk anak-anak usia di bawah dua tahun tidak dipungut biaya.

Sesampai di lokasi, kita disambut nuansa alam yang masih asri dari rimbun pepohonan. Tempat yang jauh dari perkotaan, mampu menyejukkan dan menenangkan pikiran, sehingga memberikan sensasi tersendiri bagi pengunjung yang berlibur.

Salah satu pengunjung (Foto: San)

Menariknya, tempat ini dilengkapi fasilitas, seperti Wi-Fi, ruang ganti, ruang salat, berugak, toilet, area parkir dan restoran serta fasilitas protokol kesehatan Covid-19. Tak hanya itu, Lombok Wildlife Park juga menyediakan wadah bagi pengguna kursi roda dan stroller.

Lombok Wildlife Park juga memiliki tim yang sudah terlatih secara profesional untuk melayani semua kebutuhan dan kegiatan hewan.

Jadi, untuk para pengunjung jangan takut untuk mengajak satwa-satwa berfoto, memberi makan dan bermain bersama.

Berlibur sekaligus mempelajari berbagai macam jenis satwa merupakan pilihan yang sangat menarik. Khususnya, mahasiswa yang merasa jenuh dengan aktivitas perkuliahan.

Wisata edukasi ini memiliki banyak manfaat, yakni dapat memberikan pengalaman langsung, merangsang dan memotivasi pembelajaran hubungan timbal balik, memperkuat pengamatan dan persepsi. Serta meningkatkan pengembangan pribadi dalam kehidupan sosial bagi pengunjung, apalagi anak-anak.

Diketahui, tempat ini memiliki periode promo berlaku mulai tanggal 1 Desember 2020 s/d 31 Januari 2021. (San/Eva)

Tanpa Terencana

0

Kamu mungkin tak akan percaya
Jika ku utarakan semua rasa
Tapi ini benar-benar nyata
Senyata jingga kala senja

Kamu mungkin tak akan mengerti
Sebab ini semua kata hati
Tak akan kamu temui dalam KBBI
Karena rasa ini tak terdefinisi

Kamu cukup mendengarkan
Biar aku yang menceritakan
Maaf jika bahasaku tak karuan
Karena aku tak pandai menjelaskan

Kamu tahu, bahwa aku juga tak tahu
kapan tepatnya rasa ini menghampiriku
Tanpa kabar ia tiba-tiba datang bertamu
Katanya dia akan menetap untukmu

AMPN Datangi Polda NTB, Kabid Humas Minta Percayakan Penanganan Kepada Polri

0

Mataram, MEDIAUnram.com – Aliansi Masyarakat Peduli Pahlawan Nasional (AMPN) Lombok Tengah mendatangi Polda NTB untuk melaporkan oknum-oknum yang melakukan pengerusakan fasilitas umum beberapa waktu lalu di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Senin (4/1/2021).

Laporan itu dilakukan bertujuan untuk membersihkan nama masyarakat Lombok Tengah yang masyarakatnya pada dasarnya memiliki adab yang baik, agar tidak ada anggapan bahwa Lombok Tengah daerah yang tidak kondusif.

“Kami datang atas nama penegakan hukum. Kami tidak ingin memalukan Lombok Tengah, Lombok Tengah itu masyarakatnya beradab, beretika, dan memiliki sopan santun,” kata Koordinator AMPN, Himni Amin.

Ia mengatakan, aliansi datang ke Polda ini juga untuk mendukung pihak kepolisian dalam menegakkan hukum terhadap tindak pidana pengerusakan fasilitas umum yang ada di BIZAM.

Laporan ini kata dia, bukan atas konteks penamaan atau pergantian nama bandara melainkan tindakan pidana pengerusakan fasilitas umum, “Kalau ada persoalan hukum sah atau tidak sah pergantian nama bandara itu dipersilakan melakukan gugatan terhadap keputusan (red: nama bandara) pemerintah itu,” terangnya.

Himni juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat karena telah mempercayai Lombok Tengah sebagai lokasi pembangunan Bandara Internasional yang sangat bermanfaat bagi masyarakat NTB khususnya Lombok Tengah.

“Masyarakat Lombok Tengah sangat berterima kasih atas Bandara yang ada, atas pemberian nama Bandara, karena nama tersebut (BIZAM) bentuk penghargaan negara untuk masyarakat NTB, dan memiliki dampak ekonomi yang sangat bagus,” tuturnya.

Polda NTB melalui SPKT lanjutnya, menerima laporan masyarakat tersebut dan berjanji akan menyelesaikan kasus ini.

Di akhir penyampaiannya, Himni meminta kepada masyarakat untuk tidak bertindak melawan hukum seperti pengerusakan yang terjadi beberapa waktu lalu dan mempercayakan masalah ini kepada pihak yang berwajib untuk melakukan penegakan hukum.

Seiring dengan hal itu, Kepala Bidang Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait kasus pengerusakan plang nama bandara beberapa waktu lalu.

“Tim kami saat ini sudah bergerak melakukan investigasi terkait kasus tersebut,” jelas Artanto kepada media usai menghadiri acara serah terima jabatan di Lapangan Tenis, Polda NTB, Kota Mataram, Senin (4/1/2020).

Pesannya masyarakat tetap tenang biarkan polisi yang bekerja, “Saya harap masyarakat tenang dan serahkan urusan ini ke pihak kami,” pungkasnya. (Khn)

Musala Fakultas MIPA Minim Fasilitas

0

Media Unram – Musala yang ada di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Mataram (Unram) dinilai hanya sebagai alternatif saja, karena fasilitasnya masih minim bahkan belum bisa dikatakan sebagai musala.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum Sentra Kerohanian Islam (SKI) At-Tafakkur FMIPA Unram, Muhammad Hatami,.

Hatami menjelaskan, selama ini dosen dan mahasiswa FMIPA selalu melaksanakan salat di Fakultas tetangga yakni Hukum dan Pertanian. Karena ketidaknyamanan tersebut, mahasiswa mengusulkan untuk dibangunnya musala di FMIPA.

“Musala yang dibangun di lantai tiga FMIPA ini sebetulnya bukan musola, karena fasilitas masih seadanya. Bisa dikatakan ini hanya alternatif saja,” ungkap Hatami kepada Media Unram, Jumat (18/12).

Sebelumnya, tim Media Unram juga menemui Kholik Hidayatullah Sekretaris Umum II Himpunan Mahasiswa Fisika (Himafis). Ia mengungkapkan, selain fasilitas yang masih sangat kurang, lokasi musola yang berada di lantai tiga juga dinilai kurang efektif.

“Saya pribadi ketika masuk waktu solat, lebih sering ke musala fakultas hukum atau pertanian, karena lokasi musala di sini terlalu jauh di lantai tiga dan sepi juga,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Dedy Suhendra Dekan Fakultas MIPA mengungkapkan bahwa musala tersebut sebenarnya masih berfungsi sampai sekarang.

“Karena masih terdampak gempa, jadi seluruh ruangan di lantai tiga itu belum bisa berfungsi dengan maksimal,” kata Dedy.

Lebih jauh ia menjelaskan, tahun depan akan ada pembangunan untuk lantai tigatersebut. “InshaAllah 2021 dananya akan cair. Pembanguna itu juga termasuk tangga darurat dan fasilitas-fasilitas pendukung lain,” pungkasnya. (win)

Ibu

0
ilustrasi ibu. (Sumber: Ist)

Oleh: Nurul Hidayatul Hikmah

 

Perwujudan semesta dalam bentuk seorang wanita

Jelmaan malaikat terindah dari surga

Dunia yang mengayomi manusia

Dan beribu ungkapan lainnya yang tak terkata

 

Kau hadirkan seluruh itu dalam sebuah cinta

Sebuah rasa tulus yang tidak akan ada ujungnya

Kepada beberapa jiwa yang kau sebut keluarga

Tiada apa yang mampu meruntuhkannya

 

Kau, pemilik jiwa bak permata dan sutra

Berikan genggaman kepada sebuah jiwa

Yang masih tertatih dalam meniti jalannya

Hingga siap untuk menjadi seorang manusia

 

Semuanya tak menutup fakta

Bahwa kau pun manusia jua

Miliki hati yang berubah secepat masa

Hingga tak jarang kau palingkan muka

 

Walau demikian adanya

Kau disebut bidadari bukan tanpa makna

Keteguhan jiwamu dalam memberi cinta

Buat doamu tak terbatas hingga ke Langit sana

FK Unram Mulai Terapkan Kuliah Tatap Muka

0
Fakultas Kedokteran (FK) Unram. (MD/tim)

Media Unram – Sejak Agustus lalu, Fakultas Kedokteran (FK) sudah mulai melakukan perkuliahan secara tatap muka.

Hal ini sesuai Surat Edaran (SE) Rektor Nomor 5353/UN18/HK/2020 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Akademik dan Kemahasiswaan Pada Tahun Akademik (TA) 2020/2021 di Universitas Mataram (Unram) dalam tatanan new normal (kenormalan baru).

Perkuliahan tatap muka ini meliputi praktik di rumah sakit Unram untuk para dokter muda dan praktikum di kampus untuk mahasiswa Program Studi (Prodi) Kedokteran dan Farmasi. Praktikum yang dilakukan secara tatap muka ini merupakan kegiatan perkuliahan yang tidak bisa dilakukan secara dalam jaringan (daring).

“Kalau misalnya perkuliahan atau model praktikum itu tidak bisa dilakukan secara online, maka untuk mencapai kompetensi perkuliahan atau praktikumnya bisa dilakukan secara offline,” beber Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran, Arfi Syamsun saat dihubungi tim Media Unram, Jumat (18/12).

Arfi Syamsun. (MD/ist)

Kemudian lanjut Arfi, meski begitu, sejauh ini tidak semua perkuliahan dan praktikum dilakukan secara tatap muka.

“Mau online atau offline, itu tetap berdasarkan kesepakatan para mahasiswa dengan dosen pengampu masing-masing mata kuliah,” ungkapnya.

Arfi menjelaskan, dalam pelaksaannya, mahasiswa dan dosen diwajibkan melakukan screening virus terlebih dahulu untuk memastikan semuanya dalam keadaan sehat. Setelah itu, diharuskan menerapkan prokotol kesehatan, seperti menggunakan masker dan mencuci tangan. Kemudian, mahasiswa juga dipastikan sudah mengantongi surat persetujuan atau surat izin orang tua terlebih dahulu.

“Kapasitas ruangan kita batasi menjadi 50 persen dari kapasitas biasanya dan digunakan secara bergantian oleh para mahasiswa,” lanjutnya.

Pada akhir penuturannya, Arfi mengungkapkan perkuliahan tatap muka di masa new normal ini memang tidak mudah.

“Selain harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat, kita juga harus memastikan kompetensi perkuliahan bisa tercapai,” pungkasnya. (el, ra)

Kepuh

0

Oleh: Dea Aswani (Anggota MEDIA UNRAM)

Serat-serat akar yang kian membumi
Meniup rimbun di atas awang-awang
Bersenandung ia di atas rumput-rumput liar
Yang di atasnya menancap kijing-kijing yang bersisihan

Senandung-senandung lirihnya kian mengambang
Berlatar awan hitam yang acapkali suram
Di atas tanah-tanah basah merah kecoklatan
Bekas galian yang baru saja tertutup

Gagah tak terbantahkan
Urat-urat yang menonjol kian matang
Pula serat-serat yang melintang
Coklat muda yang samar-samar kian menghitam

Merah darah berbiji tak sedap
Berselimut kulit tebal menyala
Melengkung tak sempurna seperti bumbung
Kala daun-daun rontok tanpa himbauan

Tak ada yang mengatakan betapa kepuh kesepian
Tak ada yang melihat bagaimana kepuh bertemu dengan tulang-tulang yang kian hilang
Pula tangis yang kian menjerit kala napas menghilang
Kesedihan yang menemaninya dalam keterdiaman