22.5 C
Mataram
Wednesday, May 27, 2026
spot_img
Home Blog Page 29

KKN PMD UNRAM Kelurahan Tanjung adakan Sosialisasi Tentang Bahaya Narkoba

0

Lotim, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN-PMD) Universitas Mataram melakukan sosialisasi dengan tema “Bahaya Narkoba Terhadap Generasi Muda’’ yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Labuhan Haji, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur, NTB. Sabtu (27/01).

Riduwan, S.H., Kepala BNK Lombok Timur menyampaikan tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba itu perlu dilakukan mulai dari lingkungan keluarga sehingga dapat menjaga diri sendiri dan lingkungan agar terbebas dari narkoba.

“Pencegahan narkoba dimulai dari lingkungan keluarga, sebab mencegah lebih baik dari pada mengobati”. Ungkapnya

Sekarang narkotika dan obat-obatan terlarang telah banyak mempengaruhi mental dan sekaligus dunia pendidikan.

Wakil Kesiswaan SMP Negeri 1 Labuhan Haji Rosyidi memberi apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa KKN-PMD Unram yang telah melakukan sosialisasi edukasi mengenai bahaya narkoba di salah satu instansi Pendidikan yang berada di Kelurahan Tanjung.

“Kami berterima kasih kepada KKN PMD UNRAM atas kegiatan Sosialisasi yang dilaksanakan, dalam sosialisasi ini siswa-siswi kami jadi lebih mengenal bahaya dari Narkoba” Ungkapnya

Ketua KKN PMD UNRAM dalam sambutannya mengungkapkan tujuan dari sosialisasi yang mereka lakukan.

“ Sasaran sosialisasi Kami adalah generasi muda khususnya siswa/siswi di SMP Negeri 1 Labuhan Haji demi pencegahan maraknya narkoba di berbagai kalangan sekarang demi keselamatan generasi yang akan datang”. Ucapnya

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan padah hari Rabu, 17 Januari 2024, yang dihadiri oleh BNK Lombok Timur, Wakil Kepala Sekolah , guru-guru dan siswa-siswi SMP 1 Labuhan Haji.(albn/advertorial)

KKN PMD UNRAM Desa Barabali adakan Sosialisasi Tentang Pertanian Maju Berkelanjutan

0

Loteng, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa Universitas Mataram (KKN PMD UNRAM) adakan Sosialisasi Tentang Pertanian Maju Berkelanjutan, di Desa Barabali, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Sabtu,(27/01).

Desa Barabali memiliki Potensi Pertanian yang cukup bagus. Pepaya California menjadi salah satu komoditas Pertanian di desa tersebut.

Untuk membuat suatu sistem Pertanian yang berkelanjutan, maka dalam proses suatu Pertanian harus lebih mengedepankan Pupuk Organik dari pada Pupuk Kimia.

Lalu Hakaki Arham, Ketua KKN PMD UNRAM melihat potensi sampah pasar yang bisa di ubah menjadi pupuk organik.

“Kami lihat sampah pasar ini bisa kita buat menjadi pupuk dan membantu menujang Pertanian yang berkelanjutan”. Ucapnya

Sosialisasi menghadirikan Ir. Nurachman M. Si, Dosen Pertanian Universitas Mataram ini menerangkan pemanfaatan lahan kosong untuk pembuatan pupuk kompos dari sampah organik.

“bahwa pupuk kompos bisa menjadi salah satu alternative untuk tanaman dan mengurangi penggunaan pupuk kimia”. Ungkapannya

Kepada Desa Barabali meberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN UNRAM atas kegiatan sosialisasi ini, yang di ungkapan dalam sambutannya saat pembukaan.

“dari tahun sebelumnya di desa Barabali merencanakan program pemanfaatan lahan tidur yang tidak di kelola oleh masyarakat desa. Dengan adanya sosialisasi dari mahasiswa KKN Unram kami sangat terbantu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pemanfaatan lahan”. Ungkapnya (albn/advertorial)

KKN PMD UNRAM Desa Taman Ayu Adakan Sosialisasi Penanggulangan Bencana

0

Lobar, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa Universitas Mataram (KKN PMD UNRAM) adakan Sosialisasi Penanggulangan Bencana di Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Jumat, (26/01).

Kegiatan sosialisasi ini KKN UNRAM berkolaborasi dengan BPBD untuk menyajikan solusi cepat tanggap, khususnya menghadapi banjir rob yang sering melanda wilayah taman Ayu.

Narasumber utama acara, H. Tohri S. Ip, tidak hanya memberikan materi tetapi juga memotivasi warga desa untuk selalu siap siaga dalam menghadapi situasi genting. Semua ini bertujuan untuk menghindari kerugian dan korban dalam bencana.

Ketua Kelompok KKN, Wil Satriawan, menjelaskan bahwa tujuan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana alam.

“Kami ingin masyarakat tahu bagaimana cara menghadapi ancaman sekitar mereka, dan itulah yang menjadi fokus sosialisasi kami tentang mitigasi bencana”. ungkapnya

Tanggapan positif datang dari Bapak M. Tajudin S.sos, Kepala Desa Taman Ayu, yang memberikan banyak terima kasih kepada kelompok KKN atas partisipasinya dalam upaya penanggulangan bencana.

“Kami sangat bersyukur karena sosialisasi ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih waspada dan mempersiapkan diri menghadapi bencana,” Ungkapannya

Kegiatan Sosialisasi Penanggulangan Bencana ini di adakan pada hari Senin, 8 Januari 2024. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bapak Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Atas Pracoyo ST. MT. PH. D, bersama perangkat desa, masing-masing kadus, dan beberapa warga.(albn/advertorial)

KKN PMD UNRAM Desa Tampak Siring adakan Sosialisasi dan Pelatihan UMKM

0

Loteng, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa Universitas Mataram (KKN PMD UNRAM) melaksanakan sosialisasi dan Pelatihan UMKM di Desa Tampak Siring, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, NTB Jumat, (26/01).

kegiatan ini menargetkan adalah seluruh pelaku UMKM yang ada di Desa Tampak Siring. Sosialisasi ini bertemakan “Pengembangan Usaha Bagi Pelaku UMKM Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa Tampak Siring”.

KKN UNRAM dalam Kegiatain sosialisasi ini mengabadikan 2 pemateri hebat yaitu pemateri pertamaibu Jelita yang menyampaikan materi Kewirausaahan, Labeling dan Kemasan. Selanjutnya Pemateri kedua ibu masnim menyampaikan tentang Izin Usaha dan Pemasaran.

Pemateri pertama ibu Jelita saat penyampaian Materi Ngetakan bahwa Label dan kemasan memiliki peran yg cukup besar dalam suatu Produk.

“Keuntungan dari label dan kemasan yang baik yaitu menjadi identitas produk, memberikan nilai tambah pada produk, sebagai bagian dari upaya promosi, memungkinkan penetapan harga yang lebih tinggi, dapat memperoleh hak cipta, menjadi pelindung produk, dan menjadi informasi bagi produk yang dihasilkan” Ucapannya.

Dalam penyampaian materi kedua oleh ibu Masni megatakan bahwa Izin Usaha dan Pemasaran tidak kalah pentingnya dari label dan pengemasan.

” Izin yang kita buat berfungsi sebagai legalitas bagi pelaku usaha dan usaha yang kita jalankan”. Ucapnya

SSosialisasi dan Pelatihan UMKM ini diadakan pada Hari Rabu, 24 Januari 2024 di Kantor Desa Tampak Siring yang dihadiri oleh UMKM yang ada di desa tersebut. Selain Sosialisasi dan Pelatihan KKN PMD UNRAM juga akan membentuk UMKM untuk memproleh Izin Usaha. (Albn/advertorial)

KKN PMD Universitas Mataram Desa Ketangga adakan Sosialisasi UMKM

0

Lotim, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa Universitas Mataram (KKN PMD UNRAM) adakan Sosialisasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), di Desa Ketangga, Kecamatan Suela, Lombok Timur, NTB. Jumat, (26/01).

Di Desa Ketangga terdapat 2 kelompok yang sedang menjalankan KKN dari Universitas Mataram. Sosialisasi UMKM ini di adakan oleh kelompok 2.

Kelompok 2 KKN PMD UNRAM menghadirkan Jemy Selfiana Sinlae seorang F&B Consultant, Mentor UMKM for Kemenkraf dan Mentor Inkubasi Bisnis Brida NTB, sebagai Pemateri dalam Sosialisasi tersebut.

Materi dibawakan selama 2 jam dengan membahas tentang bagaimana cara membantu membangun sebuah usaha, menentukan ide usaha, melakukan riset pasar,membuat rencana bisnis, mencari modal, dan mengembangkan sebuah usaha.

“Percuma mempunyai skill yang selalu diasah tetapi tidak berani untuk mencoba”. ujar Selfiana selaku pemateri.

Pemateri juga menyampaikan kewirausaahan adalah sesuatu yang dapat diambil untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan untuk memulai sebuah usaha kita perlu melakukan berbagai persiapan diantaranya: menentukan ide usaha, membuat riset pasar, membuat rencana bisnis, mencari modal dan mengembangkan usaha.

Dalam sambutannya Ketua Kelompok 2 KKN PMD Desa Ketangga yaitu Adil Agustiawan, mengatakan bahwa ini adalah salah satu program kerja kelompok KKN yang ingin menumbuhkan semangat wirausaha masyarakat dalam mengolah hasil pertanian.

“Sosialisasi ini adalah salah satu Program Kerja Kami dan tujuan kami mengadakan sosialisasi UMKM ingin menumbuhkan semangat wirausaha masyarakat dalam mengolah hasil pertanian”. Ucapnya.

Sosialisasi UMKM ini diadakan pada hari Sabtu, 20 Januari 2024 yang diadakan di Aula Kantor Desa dan dihadiri oleh 30 orang peserta yang terdiri dari staff desa, kepala dusun, para ibu kader, serta pemuda/I Desa Ketangga.(albn/advertorial)

KKN PMD UNRAM Desa Loyok adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pengelolaan Sampah Zero Waste

0

Lotim, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa Universitas Mataram (KKN PMD UNRAM) mengadakan sosialisasi terkait dengan pengelolaan sampah organik dan anorganik di Desa Loyok, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, NTB. Rabu(24/01).

Program ini merupakan salah satu program utama dari mahasiswa KKN PMD UNRAM Desa Loyok dengan melakukan kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Lombok Timur, Duta Lingkungan dan Rumah Kreatif Linsi.

Desa Loyok menjadi salah satu desa penghasil anyaman bambu, sehingga sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai penganyam. Hal itulah yang menjadi ide untuk mengolah sampah khususnya sampah plastik menjadi sebuah produk yang bernilai sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat khususnya di Desa Loyok.

Kegiatan Sosialisasi dan pelatihan ini dibuka oleh Kepala Desa Loyok, Bapak Samuil Khair, S. Adm dengan harapan kedepannya masyarakat dapat mengelola sampah dengan baik.


“Saya berharap masyarakat nantinya dapat mengelola sampah dengan baik dan mempunyai nilai Ekonomis”. Ucapnya.

Lalu Probobo W.N. selaku ketua Kelompok KKN Desa Loyok mengatakan Bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah menciptakan lingkungan bersih dengan Pengelolaan sampah.

“Kami harap masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman agar masyarakat dapat memanfaatkan sampah organik maupun anorganik yang bernilai ekonomis”.

Stelah kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan pelatih pembuatan Biopori yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).

Kegiatan dilakukan pada hari Sabtu, 20 Januari 2024, di kebun percontohan di Desa Loyok Timur yang melibatkan Ibu-Ibu PKK dan Kader-Kader. (Albn/advertorial)

KKN PMD UNRAM Desa Gondang Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Menjadi Minuman Herbal dan Bussines Plan

0

KLU, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa Universitas Mataram (KKN PMD UNRAM) mengadakan sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Menjadi Minuman Herbal dan Pelatihan Bussines Plan di Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Rabu, (24/01).

Kegiatan ini juga merupakan salah satu program kerja dari Mahasiswa KKN PMD UNRAM,Desa Gondang tahun 2023-2024

Fadil Rahman Mukhazib Selaku ketua KKN PMD UNRAM desa Godang mengatakan bahwa Sosialisasi Ini bertujuan untuk memberi edukasi tentang tamanan obat keluarga (TOGA) dan cara budidayanya.

“Tujuan kami memberikan edukasi kepada masyarakat agar bisa memanfaatkan potensi dan kekayaan alam yang ada disekitar seperti tanaman obat keluarga (TOGA) yang dengan mudah masyarakat budidayakan serta edukasi mengenai cara memulai dan merencanakan bisnis”. Ucapanya.

Setelah melakukan sosialisasi mahasiswa KKN juga memperkenalkan produk minuman herbal yang diberi nama “MIDANG” (Minuman Herbal Desa Gondang) sebagai salah satu implementasi dari pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

Selain memperkenalkan produk minuman herbal MIDANG, acara dilanjutkan dengan Praktik Pembuatan minuman herbal dan pemberian tester produk MIDANG kepada para peserta sosialisasi.

Kegiatan Sosialisasi dilakukan selama 2 hari di dua dusun yaitu Dusun Gondang Timur dan Dusun Lekok Utara dari tanggal 22-23 Januari 2024. Peserta sosialisasi dari masyarakat yang berjumlah sekitar 40 orang.(albn/advertorial)

KKN PMD UNRAM Desa montong Gamang Pasang 17 bak Sampah di dusun-dusun

0

Loteng, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa Universitas Mataram (KKN PMD UNRAM), melaksanakan Pemasangan Bak Sampah di 17 Dusun sebagai Salah Satu Upaya Mengurangi Penumpukan Sampah di Desa Montong Gamang. Rabu, (24/01)

Kegiatan Pemasangan bak sampah ini dilakukan selama 4 hari, mulai dari 3-6 Januari 2024 di desa motong gamang, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh KKN Unram ini bekerja sama dengan kepala Desa dan Kadus yang ada. Dari pihak desa dan Kadus sudah menentukan tempat-tempat pemasangan dari bak sampah tersebut.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat sempat karena ini menantu masyarakat dalam mengurangi penumpukan sampah yang ditempat tertentu.

Rafidi Nasyuro, ketua KKN PMD UNRAM Desa Motong Gamang ngatakan bahwa tujuan dari pemasangan bak sampah ini itu mengurangi penumpukan sampah dan pembuangan sampah sembarangan.

“Tujuan pelaksanaan Program pemasangan bak sampah yang kami lakukan yaitu untuk membantu masyarakat dalam mengurangi penumpukan sampah dan adanya kesadaran masyarakat untuk menghindari adanya pembuangan sampah sembarangan”. Ucapnya

Pemasangan Bak Sampah yang dilakukan oleh KKN PMD Unram dibantu oleh kepala Dusun dan masyarakat. (Albn/advertorial)

KKN PMD UNRAM Desa Montong Baan, Adakan Pendamping Pembuatan Suplemen dan Pakan Ternak

0

Lotim, MEDIA—Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa Universitas Mataram (KKN PMD Unram) menyelenggarakan pendampingan pembuatan suplemen ternak yaitu Urea Molases Blok (UMB) dan pakan fermentasi (Silase), di Dusun Batu Mora, Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, NTB. Selasa (23/01).

KKN Desa Montong Baan berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Peneliti Pengembang dan Pengabdi Ilmu Peternakan (HMP3IP) Fakultas Peternakan Universitas Mataram dalam pembuatan suplemen dan pakan ternak.

Kegiatan ini tentunya didukung oleh Dosen Pembimbing Lapangan dan Pemerintah Desa yang kemudian disambut antusiasme dari masyarakat setempat.

Urea Molases Blok (UMB) adalah pakan tambahan atau suplemen berbentuk padat yang sangat bermanfaat bagi ternak ruminansia seperti sapi, kambing, dan domba. Silase adalah pakan berkadar air tinggi hasil fermentasi yang diberikan kepada hewan ternak ruminansia.

UMB ini terbuat Molases (tetes tebu), Pupuk Urea, Garam dapur, ultra mineral, dan kapur. Sedangkan Silase umumnya dibuat dari tanaman rerumputan termasuk juga jagung, sorghum, dan serealia lainnya. Silase juga bisa dibuat dari hijauan kelapa sawit, singkong, padi, rami, dan limbah pasar.

Salim salah satu Anggota HMP3IP mengakatan bahwa Bahan pembuatan UMB dan Silase cukup mudah dicari dan harganya juga terjangkau.

“Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan UMB dan Silase ini bisa dibeli di toko dengan harga yang lumayan terjangkau, jadi bapak-bapak nggak kesusahan cari lagi,” Ucapnya.

Pak Jayok mengungkapkan bahwa dengan adanya pendamping pembuatan UMB dan Silase ini sangat membantu para Peternak.

“Para peternak disini kadang capek ngarit tiap hari, jadi dengan adanya UMB dan Silase ini diharapkan bisa membantu meringankan beban warga,” ungkapnya.


Dalam mengatasi keterbatasan pakan guna memenuhi kebutuhan ternak, kegiatan ini menjadi inovasi baru yang ditawarkan oleh Mahasiswa KKN Unram sebagai solusi dari permasalahan yang dialami oleh para peternak di Desa Montong Baan.

Kegiatan ini diadakan pada hari Senin, 22 Januari 2024, di desa Montong Baan, yang di hadiri oleh kepala-kepala dusun, para peternak dan anggota HMP3IP. (Albn/advertorial).

KKN Unram Membangun Kembali Kerajinan Daun Pandan di Desa Mamben Lauk

0

Lotim, MEDIA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa Universitas Mataram (KKN-PMD UNRAM), Hidupkan kembali Kerajinan Daun Pandan Di Desa Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, NTB. Senin (22/01).

KKN Universitas Mataram di Desa Mamben Lauk mengangkat tema Desa Preneur. Dari tema yang diambil ini kelompok KKN mengangkat kembali kerajinan daun pandan yang bisa dibilang sudah mulai ditinggalkan di desa Mamben Lauk.

Penyebab berkurangnya pengrajin Daun Pandan adalah karena tidak ada penerus atau regenerasi dari para pengrajin daun panda di Mamben Lauk. Selain itu juga ada masalah-masalah lain yang seperti sulitnya mencari bahan.

Kepala Dusun Lengkok Embuk, Irham mengungkapkan bahwa dulu tidak sulit mencari pengrajin daun pandan.

“Dulu disetiap rumah ada pengrajin anyaman daun pandan. Warga berkumpul untuk membuat tikar dan tas dari pandan bersama hingga larut malam.” Ucapnya

Sekarang akibat perkembangan zaman maka pengrajin daun pandan semakin berkurang dan kalaupun ada hanya membuat tikar saja.

“Sekarang pengrajin hanya ada beberapa dan itupun hanya membuat tikar karena itu yang paling banyak yang membeli dan mudah untuk dibuat.” Lanjutnya

Maka dari itu mahasiswa kelompok KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Desa Mamben Lauk berinisiatif untuk membantu pemasaran anyaman yang dibuat oleh warga pengerajin daun pandan di desa Mamben Lauk.(albn/advertorial)